Sentuhan Adik Sahabatku
tanyanya penasaran.
Jennar buru-buru menggeleng, wajahnya agak canggung. “Iya, tapi gue yakin salah kirim!”
Helena menyilangkan tangan di dada, senyum tipis penuh arti terukir di bibirnya. “Nggak mungkin. Coba liat kartu kecilnya, biasanya ada nama pengirim dan ucapan di sana.”
Jennar menelan salivanya, lalu meraih kartu krem yang tersembunyi di antara kelopak bunga. Tulisan tangan itu rapi dan bersih: ‘Hai, morning Jennar Mariska. Happy working.’