Menikah Muda
Air mataku jatuh lagi, campur aduk antara marah, kecewa, takut, dan bingung.
Tapi akhirnya, pelan-pelan aku mulai paham. Aku peluk mereka sambil nangis sesenggukan. “Aku mau, Pa, aku mau menikah dengan Alif. Papa Mama jangan khawatirin aku lagi. Aku janji nggak bakal nakal lagi. Aku akan selalu nurut Mama Papa. Aku cinta sama Mama Papa. I love you full.”
Setelah itu, Mama menyuruh aku makan. Aku makan dengan perasaan aneh, antara pasrah dan masih nggak percaya.
Sikat na Kabanata