Istri Kontrak Sang Hafidz
Malam itu, di bawah langit yang penuh bintang, mereka berjanji untuk berusaha sebaik mungkin, menatap masa depan dengan penuh keyakinan dan cinta yang baru ditemukan.
Di hari-hari yang penuh tantangan itu, Damar dan Alya belajar untuk saling memahami tanpa banyak kata. Kadang hanya dalam keheningan mereka sudah merasa lengkap. Perjalanan mereka memang tidak mudah, tapi tekad dan kesungguhan mulai mengikis keraguan yang dulu mengganjal.
Suatu sore, saat mereka duduk bersama di taman, Alya membuka hati, "Damar, aku tahu awalnya ini semua bukan dari cinta, tapi aku yakin kita bisa membangun sesuatu yang lebih dari itu."
Hot Chapters