DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN
Kuusap layar ponsel, menatap foto keluarga yang terpampang di sana, foto bahagia saat idul Fitri tahun lalu, kau mengenakan pakaian yang sama, berwarna coklat tua, suami dan anakku sama tampannya, begitu juga Betari, putriku yang cantik dan Sholehah.
"Keluarga cemaraku hancur begitu saja karena kehadiran wanita lain. Siapakah yang pantas disalahkan? Aku yang tidak pernah curiga dan tak pernah memeriksa suamiku? Ataukah dia yang tidak bisa mengendalikan hatinya? Siapa yang salah dalam hal ini?"
Air mata ini menetes lagi, meski ingin kutaham tapi gejolak sesak di hatiku berguncang, ia jebol dan menghancurkan sisi pertahanan yang ada. Aku tak berdaya.
Hot Chapters