Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

"mbak, izinkan Dinda menceritakan yang sebenarnya, agar mbak gak terus terusan membenci mas Afif," "cerita yang mana yang tidak aku ketahui, Dinda?" flashback on Pagi buta mama Ina sudah membangunkan Dinda, memintanya untuk segera mandi. Selesai mandi, saat keluar dari kamar mandi, Dinda di kaget kan dengan keberadaan beberapa perempuan di kamarnya membawa beberapa kotak kecil dan besar, ada pula yang menghias tempat tidurnya. "eh, ada apa ini?"
1066.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
KAU HALALKAN DIA DEMI KETURUNAN

KAU HALALKAN DIA DEMI KETURUNAN

tanya Andi karena Dita tidak menyampaikan hal itu sebelumnya. "Karena ini gak akan berakibat fatal pada kondisi aku saat ini," jawab Dinda menerangkan kembali. "Tapi sekarang aku sudah tau semuanya, Ibu sudah menceritakan semuanya padaku, tentang bagaiman dulu kamu berjuang demi aku hingga aku sembuh seperti saat ini." Dinda yang terlihat agak berkaca-kaca. "Aku benar-benar wanita bodoh!!!" ucap Dinda.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 340 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Nunik mencondongkan tubuhnya ke arah Dinda, seakan ingin melihat lebih dalam rahasia apa yang tersimpan pada mata bening berbulu lentik itu. "Uhm, ngasih tau kalau hp ku rusak total," jawab Dinda setelah memaksa otaknya berpikir cepat. Buru-buru ia jejalkan literatur materi ke dalam tas kainnya, dan mengeluarkan botol minum. Mendadak Dinda merasa haus kala teringat percakapannya dengan Gibran tadi. Terlebih lagi saat ia teringat bahwa ia juga berniat menerima tawaran menggiurkan lelaki itu.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
Satu Malam Bersama Tuan Muda

Satu Malam Bersama Tuan Muda

Ucap Bu Lita mengingatkan anak perempuan satu-satunya itu, dan Dinda yang mendengar itu pun tersenyum kecil. "Iya, Bu. Aku nggak akan memaksakan diri kok!" Ucap Dinda pada sang ibu, dan setelah itu mereka pun mengobrol membicarakan keseharian mereka masing-masing. Setelah itu, Dinda mengakhiri panggilan teleponnya dengan senyum kecil yang samar. Tapi di balik senyuman itu, hatinya terasa berat. Ia menatap langit-langit kamar yang mulai lembab, catnya mengelupas, dan hanya lampu redup yang menemani malam-malam sepinya.
757 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Janji-janji yang diucapkan saat itu masih terasa bergema di telinga, tetapi cincin yang dulu menjadi simbol cinta itu kini telah melingkar di jari Sachi. Quinn menatap layar tanpa berkedip, air mata mengalir deras di wajahnya tanpa dia sadari. "Hei, kamu nggak apa-apa?" Dua gadis yang tadi berdiri di halte memperhatikan Quinn, lalu buru-buru menyodorkan tisu.
8.963.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
Sepupu Rasa Suami

Sepupu Rasa Suami

Dia tak perduli bunyi alarm yang menunjukkan angka Setengah tujuh, Dinda semakin mengeratkan pelukannya. 'Aku tak rela Ehan pergi, aku harus cari cara. Aku menyukai semua yang ada di tubuhnya,' Batin Dinda. Dengan cepat Dinda mengunci pintu dan tertawa manja, "Kau tak bisa keluar dari sini, Mas."
108.7K viewsOngoingAdded to Library 322 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
SEKRETARIS PENGHANGAT RANJANG PRESDIR DINGIN

SEKRETARIS PENGHANGAT RANJANG PRESDIR DINGIN

ujar Helen menarik tangan Dinda dan menggenggamnya. Dinda hanya bisa cengengesan. Dia sungguh tidak nyaman. "Aku mohon, Bu Helen, jangan terlalu menganggap ku baik, nanti suatu hari saat Ibu tahu kebenarannya, Ibu bahkan ingin membunuhku!" batin Dinda masih coba tersenyum. "Janji, ya, kamu cek, jadwalnya?" Dinda hanya mengangguk pasrah. ***
10183.1K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

“L-lalu memangnya kenapa? Kenapa tiba-tiba membahas itu?” “Bukan apa-apa.” Sander mengangkat kedua bahu. “Aku hanya penasaran. Kalau sampai Ben menemukan cara untuk memulangkan Sera, memangnya kamu akan rela?” “Apa?!” “Aku tahu perasaanmu kepada mendiang Alisya, Bocah.” ***
103.5K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

“Kenapa baru bilang sekarang?” “Karena... aku takut kamu marah.” “Jelaskan.” Saat pengakuan pasti akan tiba. Cepat atau lambat. “Aku bikin kesepakatan sama Mama kamu.” Kalimat selanjutnya keluar dengan lancar dari mulut Dinda. Dia menceritakan semuanya. Pertemuannya dengan Kartika, kelas privat yang dia ikuti, dan saat dia menunggu taksi sendirian hingga dijambret. “Kebetulan Aldi lewat dan akhirnya dia nolong aku.”
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
DINIKAHI KARENA DENDAM

DINIKAHI KARENA DENDAM

Sarah pun berlari meminta bantuan. "Ada apa ini? Kenapa pagi-pagi sudah membuat keributan," tanya Al ketika ia baru saja turun dari lantai atas. Mendengar suara Al, Nina maupun Nadia segera melepaskan jambakan mereka kemudian menunduk karena terkejut sekaligus takut atas kedatangan Al yang tiba-tiba. "Maaf tuan, kak Nina yang memulainya," ucap Nadia masih menunduk. Tapi telunjuknya mengarah pada Nina.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as kisah untuk dinda bab 7
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status