SEKRETARIS PENGHANGAT RANJANG PRESDIR DINGIN
R. Angeladewa yang tangannya banyakdewa/dewitangan dewa penakluk wanitadewa amor lirik
ujar Helen menarik tangan Dinda dan menggenggamnya.
Dinda hanya bisa cengengesan. Dia sungguh tidak nyaman. "Aku mohon, Bu Helen, jangan terlalu menganggap ku baik, nanti suatu hari saat Ibu tahu kebenarannya, Ibu bahkan ingin membunuhku!" batin Dinda masih coba tersenyum.
"Janji, ya, kamu cek, jadwalnya?"
Dinda hanya mengangguk pasrah.
***