Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

Dia berlari kecil di trotoar jalan, tempatnya kerja tidak terlalu jauh dari tempat tujuan. Salah satu Rumah Sakit ternama di Jakarta itu berdiri kokoh di hadapannya. Seseorang yang disayanginya ada di dalam tempat itu. Mia tersenyum saat memasuki ruangan serba putih tersebut. Mia melihat seorang gadis remaja terbaring ditempat tidur, gadis itu tersenyum ceria saat menyadari seseorang memasuki ruangannya. Fialova Anthea Elard, gadis remaja berusia 16 tahun, meski terlihat pucat tapi tidak menyembunyikan wajahnya yang cantik. Fia terlihat senang melihat kakaknya datang.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Tinggal Seatap dengan Maduku

Tinggal Seatap dengan Maduku

Saatnya Zia kembali menghadapi kenyataan, sebelum pulang kerumah ia dan Icha menyempatkan untuk Shalat sebentar di masjid kampus mereka. ................ Cassandra dan Ahmad tengah mengantri di pendaftaran pasien di klinik biasa mereka berobat. Klinik itu milik sepupu Ahmad dan juga Ahmad menjadi salah satu investornya. Letak klinik itu ada di daerah pinggiran kota, dekat dengan rumah Zia dan rumah Lily adik Cassandra.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Memang tak dapat dipungkiri jika uang memiliki kekuatan untuk memutar balikan keadaan. “Klinik yang agak besar dan ada dokter kandungannya yang paling deket sini ada?” tanyaku padanya. “Oh ada, Pak. Ini lurus saja keluar pasar, nanti sebelah kiri jalan ada klinik yang cukup besar. Biasa pada banyak yang rawat inap juga di sana. Ada juga dokter kandungan. Istri saya juga kalau periksa di sana, Pak.” “Gak jauh ‘kan, Mas?” Aku tersenyum sambil menutup pintu mobil bagian belakang.
1092.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Jika tidak, mungkin aku harus beli jarum dan menjahit bagian sensitif ini. Tidak lama kemudian, kami pun tiba di klinik kampus. Akan tetapi, tidak kusangka dokter yang muncul adalah seorang pria. Aku memang sudah tidak perawan lagi, tetapi mana mungkin aku membiarkan seorang dokter pria memeriksa penyakit yang bersifat pribadi begini? Aku refleks hendak keluar dari klinik, tetapi pacarku menggenggam tanganku.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Tentang Kita

Tentang Kita

Menyebalkan sekali! “Lo orang Indonesia bukan sih?” “Apa?” “CK! Sesusah itu ya buat ngeluarin beberapa kata di mulut lo? Lo gak tau kosakata indonesia sama sekali? Lo punya penyakit apa sampe-sampe ngomong banyak aja kaku banget?” “Ga ada!”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

Menepuk lengan Rashya, dan bertanya, "Bro, kau tidak salah 'kan menunjuk klinik ini? Gila, ini kelasnya terbaik di dunia, dan harga perawatannya pasti luar biasa!" Klinik di Swiss telah dikenal dengan standar perawatan kesehatan yang tinggi dan teknologi medis canggih. Beberapa klinik terkenal di Swiss termasuk Clinique La Prairie, yang terkenal dengan program perawatan umur panjang dan mewah. "Tunggu sebentar lagi, ada kejutan lain buat kalian!" Rasya menekan tombol kursi roda meluncur ke dalam ruang klinik. Seseorang telah menunggunya sejak lima tahun lalu, tapi mereka tak punya kesempatan banyak untuk bertemu.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Diusir Suami, Dimanjakan Tuan Presdir

Diusir Suami, Dimanjakan Tuan Presdir

Keesokan harinya, mereka menuju klinik reproduksi Van Drummen. Pagi itu, mereka bersama Akhtira datang ke bangunan putih modern dengan desain minimalis. Di lobi klinik, aroma lavender dan musik instrumental lembut menciptakan suasana yang jauh dari kesan rumah sakit yang menyeramkan. Seorang perawat berambut pirang muda menyambut mereka. “Mrs. Ralin and Mr. Lewis Hartadi? Welcome. Dr. Van Drummen is ready to meet you.”
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

Ukurannya memang standar klinik kecil, tidak terlalu lebar tapi juga tidak sempit-sempit amat. "Kita harus maklum, Meys. Ini hanyalah klinik 24 jam di pedesaan, bukan rumah sakit internasional di Jakarta," ucap Wildan pelan. Ia tampak ragu sejenak, berdehem untuk mengusir rasa canggung yang tiba-tiba datang menyerang.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Truly in Love 2

Truly in Love 2

Tante Jenna tersenyum, lalu mulai bercerita. Klinik itu adalah sebuah klinik non-profit, yang merawat anak-anak penderita kanker stadium awal dan penyintas kanker, mereka yang berhasil melawan kanker, tapi masih tetap membutuhkan terapi dan rehabilitasi. Karena sifatnya non-profit, klinik itu banyak mengandalkan bantuan dari para donatur, bahkan banyak staff klinik yang bekerja sukarela. Mungkin itulah sebabnya, klinik seringkali kekurangan tenaga staff, kerja sukarela sepertinya kurang menarik di zaman sekarang. Para pengurus klinik berjuang untuk bertahan dalam kondisi sulit. Tante Jenna berupaya memberikan apa yang bisa dilakukannya, ia menyumbangkan tenaga dan waktunya untuk menghibur an
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

Klinik yang didirikannya memiliki fokus pada kesehatan wanita dan anak-anak, dan dalam dua tahun terakhir telah mendapatkan reputasi baik di komunitas medis. Sesampainya di klinik, Arissa langsung disambut oleh Mira, kepala perawat yang juga sahabatnya. "Pagi, Dokter Alvaro," sapa Mira dengan senyum menggoda. Ia masih belum terbiasa dengan nama belakang baru Arissa setelah menikah dengan Nathaniel. "Pagi, Mira," balas Arissa sambil melepas jaketnya. "Bagaimana jadwal hari ini?"
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai klinik kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status