Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Legend Of Kong Lao

Legend Of Kong Lao

Di tengah kolam terdapat kerang yang memiliki mutiara hitam. Kong Lao benar-benar terkejut akan keberadaan kolam itu. Dia perlahan-lahan mulai mendekat dan menyentuh air dari kolam tersebut. “Dingin!” Kong Lao mengerut, suhu air yang berada di kolam itu benar-benar dingin seolah tengah berada di kutub. “Air ini, jangan bilang....” To be Continued.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Jawab Alex dengan sangat sumringah. "Sangat murahnya berapa?" Tanya bapak, kepo. "Lima ratus juta Pak!" "Hah! Murah itu? Lahan dimana memang?" Tanya bapak agak terbengong. "Kampung sebelah, berbatasan dengan kolong." (Kolong adalah bahasa untuk daerah mereka, itu seperti danau yang terbentuk dari bekas galian tanah Excavator. Dikatakan, kolong ini adalah bekas pertambangan timah. Kolong dapat dijumpai di Daerah Bangka dan sekitarnya. Begitu banyak dan hampir setiap daerah ada!)
9.7204.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai kolong
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Baca Semua Ulasan
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Setelah Bara dan ketiga wanitanya masuk ke dalam taman mengikuti langkah Ki Jogo Segoro, entah mengapa mereka merasa tenang dan nyaman di tengah taman kecil yang ditumbuhi bunga-bunga berdaun biru tersebut. Ki Jogo Segoro nampak menghampiri sesuatu di kolam kecil yang berisi air dan ikan berbentuk aneh. Dari mulut pria itu terdengar suara yang tidak jelas dengan bahasa yang tidak Bara mengerti sama sekali. Setelah sesepuh Padepokan yang paling dituakan itu selesai bicara dengan bahasa aneh tersebut, sepasang ikan aneh yang ada di dalam kolam kecil tiba-tiba meluncur dari dalam air dan terbang ke atas lalu berputar di udara membantu lingkaran bercahaya biru redup.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

"Sparing?" "Yoi. Latihan deh malem ini lo semua, biar gak kalah pas sparing," cowok itu mengambil kunci motornya berserta rokok yang tergeletak di atas meja. Jevan memakai jaket dan ranselnya, kemudian membayar minumannya ke Kang Hasung. "Tumben jam segini maneh udah pulang," ucap Kang Hasung heran sambil memberikan kembalian.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Sorry fot that. But not for the kiss and hug.” Hah? Ap… apa… apa maksudnya? Tapi Nayara tidak sempat bertanya karena Manggala kadung melangkah cepat meninggalkannya sendirian dengan pernyataan yang … Ah sudahlah. *** [1] Massitge deuseyo (Korea) = Selamat menikmati Bersambung
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Justin mengepalkan kedua tanganya dan menatap lurus, dengan deru napas kasar. Pembawa acara, mengambil mikrofone dan berkata "Barang lelang kali ini Ada kalung liontin permata biru, yang terbuat dari giok dan berilan." Sebuah kain penutup di buka. Kilauannya memantulkan cahaya. “Harga dimulai dari tiga miliar.” Justin terpaku sesaat. “Tiga dua.” jackob berkata sambil mengangkat papan nomor. “Tiga emat.” sambung yang lain.“Tiga tujuh.”kata pria berkaca mata. Justin masih terdiam mengamati, Jackob terkekeh, lalu kembali mengacungkan papan nomornya. “Lima miliar.” sambung Jackob, lalu menyunggingkan seulas senyum.“Apakah ada yang lebih tinggi, dari nomor dua?” dengan percaya dirinya Justin berk
786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Malamnya aku melangsungkan teror lanjutan, aku ambil hp dan siap melontarkan kata-kata iblis, huahahahha, dan inilah kata pertama “Hai…lagi apa?” iblis banget kan? Beberapa menit kemudian hpku berdering, melantunkan lagu korea kesukaanku dari Seo-hyun: I’ll be waiting for you, yang cocok dengan keadaan terkini. “Siapa?” balasnya, bukankah aku sudah sering sms dia dan dia gak menyimpan nomor hpku, arrgggh, dia benar-benar titisan iblis.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

jawab Angela singkat lalu kembali melanjutkan aktivitas nya yang sempat tertunda karena pertanyaan yang Shelly ajukan. “Lipstik? Apakah itu benda terbaru penemuan Wingston?” tanya Shelly dengan salah satu alis terangkat. Ternyata, empat bangsawan pria juga mendengarkan percakapan antara kedua bangsawan wanita dalam kelompok lima itu. Angela mengeluarkan tatapan remehnya pada Shelly, ia lantas menjawab, “Benarkah kau tak tahu benda apa ini? Bahkan hampir semua Duke memakainya.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Kidung Mayit

Kidung Mayit

Ia tampak ragu untuk menyentuhnya, membuat Widi menatapnya dengan heran. "Kenapa Bi? apa Bibi tidak suka ada masakan saya?" Bik Condro menggeleng perlahan, tak ingin menyakiti hati Nona baru di rumah itu, Condro langsung nasi kok masuk ke dalam mulutnya. Bagai kehabisan kata-kata, wanita tua itu terlihat begitu menikmati nasi goreng yang rasanya memang serupa dengan rasa nasi goreng hotel bintang 5.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status