Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang

Pulang

Mereka segera turun, menunggu Angga memarkirkan kendaraannya dan segera masuk begitu pria tampan itu kembali. " Katakan apa yang ingin kau coba? " tanya Angga pada sosok pria kecil di samping Yotta. " Kak, aku mau naik itu, " jawab Yoga menunjuk sebuah wahana yang memiliki bentuk seperti roda memutar dengan banyak lampu berwarna yang menerangi. " Mmt, Bianglala? Apa kau tidak takut ketinggian? " tanya Angga pada pria kecil itu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

NASI KOTAK BUATANKU DISHARE DI GROUP Aku, Mas Ihsan dan Pak Kadus saling menatap satu sama lain untuk sesaat. Mungkin kami merasakan hal yang sama. Syok, setelah mendengar penjelasan dari dokter serta melihat sendiri hasil cek darah dan cek makanan yang dikonsumsi Emak dan Bu Kadus. Gulai daun singkong yang disantap mereka ternyata mengandung r*cun tikus.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Hingga kini pun gaji Adelia lebih besar dari pada David. Mobil LCGC dua baris milik David telah penuh sesak. Kardus-kardus berbagai ukuran, tas, kopor dan beberapa barang besar yang tak bisa dikemas saling tumpang tindih di baris kedua dan bagasi minimalisnya. Di baris pertama hanya David yang tak terganggu oleh barang-barang. Ruang di kaki Adelia menjadi sempit karena terisi barang. Ia juga masih memangku pigura ukuran 10R.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Idola Ranjang

Idola Ranjang

Hot devil ❤ Flower tersenyum, di antara butiran air matanya yang berjatuhan begitu membaca surat cinta, emm lebih tepatnya surat ancaman berkedok manis itu. Flower membuka kotak kecil itu, dan Flower kembali dibuat takjub dan menangis haru. Di kotak itu, ada sebuah kalung dengan liontin bunga yang ditaburi berlian berwarna merah darah yang sangat indah. "Kau harus segera kembali, Mr Hot Devil!" lirihnya sambil memakai kalung itu.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Dari permukaannya, puluhan tangan kurus muncul, meraih udara seperti berusaha mematahkan leher Ki Darma. Namun Ki Darma mengangkat tongkat kayu pendeknya—bukan kayu biasa, tapi kayu jati tua yang dililit benang-benang merah darah. “Suwung kuciwo… bali marang panggonanmu!” (Musnahkan kekecewaan… kembali ke tempatmu!) Tongkat itu menghantam lantai. DUUAAAR!
6658 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

Varo pun menyalakan mesin mobilnya, mengendarainya dengan kecepatan sedang, meninggalkan perkantoran yang sudah sangat sepi saat jam sudah menunjukkan pukul enam tiga puluh. Varo masih fokus pada jalan sebelum suara ponselnya membuyarkan konsentrasinya. Itu dari teman-temannya yang sudah menunggu di klub malam. Ya, begitulah Varo yang sangat akrab dengan dunia malam, sangat berbeda dengan Meera yang hidup di tengah keluarga yang agamis.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Tulang menerima bagiannya dan segera mencicipinya. “Enak juga. Bagaimana membuat kuahnya jadi hitam begini? Sepertinya ini bukan kelapa gongseng,” kata Tulang sambil menyuapkan nasi dan kuah ke mulut. “Itu pakai buah Kluwak, bagian dalamnya berwarna hitam, itu yang dipakai. Tapi harus direndam dulu,” sahut Mama. Dari halaman samping, terdengar suara Sondang dan si Kembar berjalan mendekat.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

gumam Adrian kesal. "Kong! kau masih ada arak tidak?" tanya Amon. "Di Goa masih ada satu gentong kalau mau." jawab Kong santai. "Baiklah! aku minta dua botol ya." ucap Amon. "Ambilah semua, tanggung sekali! aku mau bersih bersih gudang!" ucap Kong kesal. "Kau mau buat apa?" tanya Amon penasaran. "Buat stok barulah, hanya sisa satu itu tok soalnya." jawab Kong sambil berjalan menemani Amon menuju Goa nya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Bab 7. JERITAN KEMATIAN WAROK BUTO KOLO Krak…! Sekali lagi terdengar suara tulang patah, suara ini menyerupai suara bambu yang ditekuk dengan paksa dan begitu nyaring. Saking nyaringnya suara tulang patah ini, membuat telinga siapa saja yang mendengarnya langsung bergidik ngeri. “Argh… sialan kamu kampret… ! “ maki Warok Buto Kolo dengan wajah dipenuhi ekspresi kesakitan bercampur dengan kemarahan.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai kolong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status