SENYAWA
Varo pun menyalakan mesin mobilnya, mengendarainya dengan kecepatan sedang, meninggalkan perkantoran yang sudah sangat sepi saat jam sudah menunjukkan pukul enam tiga puluh.
Varo masih fokus pada jalan sebelum suara ponselnya membuyarkan konsentrasinya. Itu dari teman-temannya yang sudah menunggu di klub malam. Ya, begitulah Varo yang sangat akrab dengan dunia malam, sangat berbeda dengan Meera yang hidup di tengah keluarga yang agamis.
Bab Populer