Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik
“Hmm…kalau soal gaya bercinta, jelas donk yang pertama, tapi kelemahannya mokondo dan tukang selingkuh. Kalau yang kedua, royal tapi payah dalam soal ranjang. Kalau kamu...emm ntahlah, mokondo jelas nggak, kamu udah kaya raya kok. Soal gaya bercinta, kan kita nggak pernah kencan, so….aku nggak tahu sampi di mana kehebatan kamu!”
Gaya bicara Aprilia blak-blakan dan ada senyum dikit sinis tersungging di bibir merahnya, kini dia silangkan kaki jenjangnya di depan Satria, roknya yang sebatas lutut terangkat, perlihatkan paha mulusnya.
Aprilia lalu ambil rokoknya dan sedot perlahan rokok mentholdnya, lalu melirik kembungan di antara paha flamboyan kakap ini. "Gede juga...!" batinnya, mulai nakal.