Mencarimu dalam Bimbang
“Lumayan. Kosan kakak harganya tujuh ratus per bulan. Kamar mandi di dalam, tapi bau banget.”
Raut kejijkan kakak ku terlihat begitu mengerikan ketika harus membayangkan betapa baunya aroma selokan kota yang penuh dengan kotoran hitam, limbah dari kelalaian tangan manusia. Butuh kesadaran untuk memperbaiki suasana kota. Berawal dari diri sendiri, lalu mengajak orang lain untuk sadar akan kebersihan dan lingkungan yang nyaman. Sebab, jika bukan dari kita oleh kita, dan untuk kita, maka siapa lagi?
Ku lirik wajah kakak perempuanku dengan kapahitan yang ku ungkap untuknya. Dengan tatapan yang jijik pula atas apa yang ia katakan tentang kamar kos yang disewanya.
ตอนยอดนิยม