JEJAK HASRAT
"Maukah kau minum sesuatu sebelum pergi, Pak Tomo? Teh atau kopi?"
Pak Tomo mempertimbangkan sejenak sebelum akhirnya setuju untuk minum teh. Debi menyuguhkan teh hangat di ruang tamu, mencoba mengurangi ketidaknyamanan dalam situasi ini.
"Mungkin ada hal yang lebih baik jika kita tetap berhubungan sebagai tetangga yang baik-baik saja, Pak Tomo," kata Debi mencoba membuat suasana tidak canggung.
Pak Tomo mengangguk setuju, sambil menyesap tehnya. "Ya, mungkin memang begitu. Maafkan aku jika ada yang kurang pantas dalam tindakanku."