Cinta Sang Preman
]
[Tunggu setengah jam, aku sampe sana.
[Iya, kamu hati-hati ya,]
[Siap, tuan putri.]
Dia selalu saja meratukan aku.
"Hm, senyum-senyum sendiri, lagi chatingan sama nak Kenzo, ya?" tak kuduga ayah masuk ke kamar menggodaku.
"Iya, ayah, tita pengen nasi padang,"
"Loh, terus kamu minta nak Ken belikan gitu?"
"Iya, Yah,"
Bab Populer