Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Manusia Kulkas

Si Manusia Kulkas

Selain memiliki wajah tampan, kelima laki-laki tersebut juga merupakan mahasiswa aktif dengan segudang presetasi. Rasya Artha Pratama si manusia kulkas yang memiliki wajah tampan juga senyumnya yang membuat semua orang mabuk kepayang. Tatapan mata yang tajam selalu membuat para kaum hawa ingin memilikinya. Rasya merupakan ketua BEM diUniversitas Surabaya. Sifatnya yang dingin membuat Rasya mendapat julukan si manusia kulkas. Meskipun memiliki julukan seperti itu, Rasya merupakan orang yang sangat baik dan juga penyayang, sampai saat ini belum ada perempuan yang mampu meluluhkan hati si manusia kulkas.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

“Kalau begitu belikan aku martabak premium Mas Anto itu. Kamu pasti tahu.” Sigit mengangguk. “Tahu,” jawabnya yakin. “Mau yang mana?” Kugaruk daguku yang tidak gatal kemudian aku menghela napas pelan. Tidak sampai hati aku menyusahkannya yang pastinya berpenghasilan sangat kecil. Martabak premium harganya lima puluh ribuan keatas. Tidak ada yang murah. Uang seorang kuli panggul yang kutahu dibawah harga martabak premium.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

“Itu semua tergantung toleransimu terhadap alkohol. Jika kamu masih kuat, kita akan minum kembali. Malam masih panjang.” Satria ikut menenggak minumannya bersamaan dengan Zayden, sebelum melanjutkan, “Makan-makan tim tidak akan menyenangkan jika kita kembali dalam keadaan sadar. Masih ada ronde ke dua, Zay. Setelah ini kita akan pergi ke karaoke, di sana kita bisa melakukan apa saja. Termasuk memesan wanita. Kamu bisa melakukannya, kan?” Misha marah mendengar jawaban Satria. Lagi-lagi hatinya bergejolak. Ingin membantu tapi takut terlihat berlebihan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

kuli beras itu mulai berani menggunakan bahasa Korea. “Aku sama denganmu,” bisik Okita, “warga Joseon,” “Haaaaah?” bukannya senang karena menemukan saudara sebangsa, kuli pengangkut beras itu malah menelan ludah dan membelalakkan mata. “Hmm….Ja…., hmm….., ja…..ngan mendekaaat,” dia malah buru-buru menarik karung berasnya dan mencoba menanggulkannya lagi-lagi. Untung saja kualitas karung goninya baik. Meski sudah terjatuh, tak ada secuil pun dari karung ini yang robek. Toko tempatnya bekerja memang sangat luar biasa.
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
CINTAKU EKSKLUSIF

CINTAKU EKSKLUSIF

Jadilah gue tumbuh menjadi anak yang kelebihan gizi, gendut dan bulat dengan kebiasaan makan yang banyak hingga sekarang. “Kak Joni sadar….” Sayup-sayup terdengar suara si nomor satu. Ia sudah berdiri di depan gue. Ia memutar tubuh atasnya ke belakang, jari-jari telapaknya mengembang bak sayap rajawali, lalu terbang melesat cepat dan menampar pipi gue. “Plak!” (bergema: plak…! plak…! plak…!) Semuanya terasa bergerak secara lambat. Anehnya gue tak merasa perih sedikit pun. Hanya ada satu di otak gue. “La...lapaaar…” Pandangan gue tetap terkunci ke Nasi Goreng Tapak Api legendaris. Aromanya masih terus memanggil gue, “Joooni….. JOOoonii…...sentuh aku Jonii, aku menginginkanmu..., aku membut
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
SULTAN DESA

SULTAN DESA

Mbah Sontoloyo bergerak maju mundur dengan cepat untuk mencapai puncak kenikmatan, kemudian terong menusuk sangat dalam dan menyemburkan lahar panas. Kakek cabul itu berjongkok dan menghisap cairan yang meleleh keluar dari vagina sampai bersih. Konon cairan itu untuk menambah tinggi ilmu santet. Kartika merenggangkan kaki lebar-lebar. Dia sangat suka permainan ini. Dia mendesah nikmat ketika kakek itu menggigit lembut dan menghisap klitoris, kemudian menyedot bagian dalam. Setelah itu menjilati bokong dan lubang pelepasan. Keliarannya ditutup dengan menghisap cairan kenikmatan yang keluar dari terowongan gelap.
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai kontol kuli
Tampilkan Ulasan (3)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Hai, viewers. Maaf sekali ada keterlambatan update cerita karena author sedang menjalani pemulihan kesehatan sejak Desember hingga sekarang. Cerita ini direvisi total sehingga ada pergeseran posisi episode. Bagi sahabat yang sudah membaca sampai episode ke 93, bisa langsung lanjut ke episode 102.
NDRA IRAWAN
Secara pribadi saya tidak mengenal Namira, Sultan Desa adalah karya pertamanya yang saya baca. Baru sampai bab dua saja, rasanya ingin belajar membuat cerita seindah, sesimple dan seasik ini untuk dibaca. Luar biasa, andai saya mengenalnya ingin rasanya membuatkan cover untuk cerita ini.
Baca Semua Ulasan
JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

Sesekali Erik yang nyosor, atau dIkali lain aku yang maju duluan. Seperti saat ini aku lagi ambil minuman di kulkas, tau—tau Erik ngecup leher aku dari belakang sambil pura—pura ambil apel di kulkas. Aku ngelihat ke sekeliling dan nemuin Ibu yang lagi asik motong jengkol di telenan. "Ada Ibu lho," kata aku memperingatkan. " Dia tidak melihat sini Mbak," sahut Erik pelan sambil pura—pura gak nemuin apel yang dicarinya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
GARA GARA G-STRING

GARA GARA G-STRING

(Kudu = harus, yok opo = bagaimana) "Yo, hajar ae." Seketika Joko menepuk dahinya. "Memang aku salah orang buat konsulatasi. Makin remek kalau sama kamu. Bisa tambah ajuuurrr!" ( Ajur = hancur) "Jangan bilang soal kesetiaan, Bro. Di mana-mana cowok biasalah punya kaleng susu urip." (Urip = hidup) "Wes, angel!" (Angel = sulit)
1030.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Arnol yang sedang membungkuk memeluk brankas besi mendadak kaku. “Asem bener mulut si belalang kayu ini,” batin Arnol frustrasi. “Aku diam saja dari tadi berusaha nggak ikut campur, kenapa bawa-bawa fisikku ini, dasar Monyet?! Sudahlah muka pas-pasan, dibilang kotor dan miskin pula di depan wanita secantik ini. Sialan betul nasib kuli.” Arnol menahan kekesalannya dalam diam. Dia menarik napas panjang, mengerahkan seluruh tenaga kulinya.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

usul Richo. "Ke mana?" ****
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kontol kuli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status