Lima Samurai Batavia
kuli beras itu mulai berani menggunakan bahasa Korea.
“Aku sama denganmu,” bisik Okita, “warga Joseon,”
“Haaaaah?” bukannya senang karena menemukan saudara sebangsa, kuli pengangkut beras itu malah menelan ludah dan membelalakkan mata. “Hmm….Ja…., hmm….., ja…..ngan mendekaaat,” dia malah buru-buru menarik karung berasnya dan mencoba menanggulkannya lagi-lagi. Untung saja kualitas karung goninya baik. Meski sudah terjatuh, tak ada secuil pun dari karung ini yang robek. Toko tempatnya bekerja memang sangat luar biasa.
Bab Populer