Di Ambang Gila
Jarinya menari di atas keyboard, bukan untuk menganalisis, tetapi untuk menulis satu kalimat sederhana, sebuah kesimpulan yang akhirnya jujur:
Hipotesis salah. Cinta tidak dapat dikendalikan. Itu hanya dapat dirasakan. Dan itu menghancurkan.
Sementara itu, Ares berjalan tanpa tujuan di bawah hujan yang mulai turun lagi, rasa sakit di hatinya lebih perih daripada angin yang menggigit. Dia telah melarikan diri dari kandang, tetapi dia membawa serta kail Elara yang tertanam jauh di dalam dirinya. Dan dia tahu, dengan kepastian yang mengerikan, bahwa ini bukanlah akhir.
Hot Chapters