WANITA KEDUA SUAMIKU
acing dan belatung memenuhi tanah bahkan ular berbisa juga ada, yang ketiga tanahnya keras sekali sehingga kami susah untuk menggali," jelas lelaki itu lagi panjang lebar. Heru menghela nafas kasar. "Astaghfirullah," gumamnya. "Pak kita coba ke pemakaman, di kampung sebelah saja ya, yang dibelakang perumahan ini," ucap Heru lagi. Dua penggali kubur itu mengangguk, lalu menjalankan perintah Heru ke kampung sebelah yang jaraknya hanya lima belas menit dari perumahan tempat tinggal Pak Broto. Disana ada kuburan kampung yang sudah lama tak lagi di pakai, penduduk dikampung sana juga sudah banyak yang pindah. Hanya beberapa makam saja yang terawat, lainnya dipenuhi semak belukar dan terkenal angk