Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencintai Kakak Sahabatku

Mencintai Kakak Sahabatku

Itu suara sejenis binatang. Seekor kucing kampung belang hitam kelabu mengeong. Kucing itu kini mengendus ban mobil Ramon. Tampaknya kucing itu kekurangan makan dilihat dari tubuhnya yang begitu kurus, kotor dan tak terawat. Ramon memperhatikan Ganis yang langsung meraih kucing itu tanpa merasa jijik sedikit pun. Ia jadi teringat kucing peliharaam Marco. Entah kemana kucing itu ditinggal pemiliknya yang kini telah tiada.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
DIOFANO

DIOFANO

Bapak itu syok berat mendengar jawaban Anna, beliau kira siapa ternyata cuma kucing to. “Bapak ketingal mboten?” (bapak lihat nggak?). Tanya Anna pada bapak itu, “Nggak lihat nduk, warna kucingnya apa?.” “Oranye pak,” “Oalah, gede kucinge? Pakai kalung merah?” tebak bapak itu. “Nggih pak,” “Aku ngerti nek kui, mau aku weruh ndek cedak bakul bakso nduk.” (Aku tahu, tadi aku melihat didekat tukang bakso).
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

“Namanya anak semata wayang, dia nurut banget sama Ibunya. Bahkan nggak ngeluh waktu Ibu mutusin buat pelihara banyak banget kucing di rumah. Deska sebenarnya nggak suka-suka amat sama kucing. Bibik juga enggak.” “Sebelumnya ada yang kerja jadi pengasuh kucing nggak Bik di sini?” “Nggak ada, Ibu kerjain semuanya sendiri. Mungkin keteteran yah, maklum aja kucing ada 14. Makanya Ibu cari orang yang bisa bantuin.” Aku manggut-manggut. “Ibu kerjanya apa sih, Bik?” “Pengusaha,” jawab Bik Mur dengan mata berkilat-kilat dan suara rendah. “Kantornya gede banget Neng, di Jakarta sana. Gedung apa tuh namanya, cakar langit?”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Bau busuk teramat sangat menusuk ke dalam hidung Dika. Makanan lezat yang tadinya berada di atas meja berubah menjadi bangkai tikus, cacing tanah yang besar dan ular. Sontak saja Dika langsung mual dan memuntahkan isi perutnya. Rumah sederhana yang bernuansa ungu tadi berubah menjadi rumah gubug, reot dan menyeramkan. "Kenapa, Dika? Ada yang salah?" tanya Mbak Yaya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Mendadak jadi Suami Youtuber

Mendadak jadi Suami Youtuber

"Bro, aku punya banyak kucing. Mereka nggak mau makan nasi, harus Whiskas." Usai mengucapkan kalimat itu, Beni langsung mendapatkan pelototan dari ketiga temannya. Bahkan, Devi yang berada tepat di sampingnya, refleks menginjak kaki cowok bertubuh ceking itu. Dari sekian banyak hal yang bisa dijadikan alasan, kenapa harus kucing? "Maksud kalian ngomong itu ke aku, apa?" Duta menatap serius ketiga orang di depannya. "Sama sekali nggak ada hubungannya sama aku, kan?"
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Kebiasaan masak yang berujung penikmat makanan hasil kreasi berhasil menciptakan kegendutan ini. Obat yang kubeli online telah sukses saat diberikan pada kucing. Badan Oyen sekarang jadi bengkak. Bi Eti sampai uring-uringan karena kucingku terus menerus minta makan. Untung dia sayang, kalau tidak sudah dibuang binatang manis itu. "Bu, banyak bener masaknya kayak mau arisan seerte aja!" sindir bi Eti. Aku cuma bilang ini lambang perdamaian sama madu.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

"Dokter, saya nggak mengerti. Tolong jelaskan." "Baik, sebelumnya saya meminta maaf Bu, disini tertulis kalau suami Ibu yang bernama Bayi Bagaskara itu mandul atau bisa disebut tidak bisa memiliki keturunan." Asti menutup mulut dengan kedua tangan. Lalu, menatap Ayumi tidak percaya. "Dokter yakin suami saya mandul?" Asti kembali bertanya untuk memastikan. "Yakin, ini sudah terlihat jelas."
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Kucing oren itu ternyata satpam spiritual toko. Dimas menyandar ke kursi bus, merenung sejenak. Eyang dengan skill jualan yang membius logika. Azura si "Hidung" yang jenius. Pak Badar sang filsuf aroma. Ditambah kucing ajaib yang punya aura penglaris ini.
824 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Aroma bau busuk pun mulai menyebar ke mana-mana. "Kau tak akan sempat mengobati dirimu sendiri, karena racun 'Tapak Kubur' tidak bisa dikalahkan dengan obat penawar apa pun. Hanya beberapa orang saja yang mampu kalahkan racunku, itu pun jika ia tahu betul di mana sumber racun 'Tapak Kubur'. Jika tidak, ia tak akan mampu sembuhkan dirimu dari keganasan racunku, Baraka. Cepat atau lambat akhirnya kau akan mati dalam keadaan busuk dan menjijikkan. Nah, sampai di sini perjumpaan kita, Baraka bodoh! Barangkali kita bisa bertemu lagi jika dunia sudah kiamat!"
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Dia merasa keberuntungan berpihak padanya. "Rasakan itu! Ha-ha-ha!" batin Jasmine, "aku sangat senang Mas Lintang memarahimu," lanjutnya. Embun melihat ke sekeliling, dia hanya menemukan seekor kucing yang sedang mengorek-ngorek sampah mencari makan. "Oh, hanya seekor kucing," gumamnya, "kau mengejutkanku saja, aku kira pencuri tadi," ujar Embun seolah kucing itu mengerti apa yang dia katakan.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai kucing busuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status