Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membela Anak dari Tuduhan

Membela Anak dari Tuduhan

Rian mengenakan mahkota kecil di depan kue ulang tahun kucing khusus. Suaraku terdengar jelas di video, "Selamat ulang tahun, Rianku yang manis." Setiap foto, setiap video, menceritakan satu hal yang sama. Rian selalu seekor kucing. Seekor Bengal yang manja, keliling dunia, dan sangat terkenal. Keterkejutan para juri berubah menjadi kemarahan. "Mereka menuduh kucing melakukan pemerkosaan?" "Ini tidak masuk akal!"
9.0K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

"Ikut!" Meletakkan ember di dekat pintu, mengunci pintu rumah bagian belakang, Adinda tergopoh menyejajarkan langkahnya dengan Sena. Pak Rahmat-tetangga Sena dan Adinda yang memiliki kucing sangat banyak. Jumlahnya bisa sampai puluhan. Ada kucing jenis anggora, persia, dan kucing rumahan biasa. Pak Rahmat memiliki kucing dengan jumlah yang banyak karena dijual.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Juno memanggil, namun yang keluar adalah suara meow yang bergema layaknya raungan singa di dunia mimpi ini. Juno melihat Arina berlari di lorong yang tak berujung, dikejar oleh bayangan hitam raksasa yang menyerupai Juno dalam wujud paling mengerikan—setengah manusia, setengah kucing, dengan mata merah membara dan cakar yang meneteskan racun.
10493 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

Kata mertua ku "Apa bu daging, cumi dan udang? Tanya ku pada Ibu "Iya apa kamu masih kurang dengar? tanya Ibu "Tidak bu aku mendengar apa kata ibu barusan, jawab ku "lalu kenapa kamu masih bertanya", jawab ketus ibu mertuaku "Yasudah baiklah besok pagi aku akan masak apa yang ibu katakan", jawabku "kuliahat Ibu dan mbak laila tersenyum tapi tiba-tiba senyum itu sirna seketiak saat aku menadahkan tangan ku ke Ibu
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
Old Fesbukers

Old Fesbukers

Kehidupan masa kecilnya dihiasi dengan buku-buku; sebuah catatan untuk menulis puisi, komik dan buku-buku petualangan, sebuah televisi dan sebuah radio, seekor kucing dan seekor anjing peliharaan, ayah pemarah dan ibu yang bijaksana. Kucing itu mereka namai Roby, anjingnya bernama Boby; sama-sama jantan dan telah menjalani persahabatan yang ekstrim. Kalau perut mereka lagi terisi, kucing dan anjing bisa bermain bersama seperti vertebrata sejenis, tetapi ketika sedang makan anjing selalu menjaga wilayah piringnya dan akan menggeram kalau si kucing mendekat. Keduanya mati sebelum Sun masuk SMP, namun yang membuat Sun kadang-kadang masih ingat mereka adalah kenyataan bahwa hanya keduanyalah yan
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

@Erick [Kelar hidup kita kalau kita bertemu] [Cewek kalau sudah diberi harapan apalagi ditiduri di real pasti akan menuntut status dan paling parah pasti nekat] [Makanya Abang nggak pernah mau ketemuan dengan siapapun] Begitulah kucing garong mengungkapkan prinsipnya. Nanapun tahu diri dan tidak pernah meminta bertemu. Baginya kehadiran kucing garong meski hanya sebatas di dunia maya sudah lebih dari cukup.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Meow Kucing itu tiba-tiba berjalan ke atasku dan menjilati tangannya seperti layaknya kucing pada umumnya, tidak ada rasa takut atau rasa khawatir karena tidak jauh di dekatnya ada makhluk yang sangat menyeramkan dan buas dengan tinggi yang berpuluh-puluh kali lebih tinggi darinya sedang berusaha menyerang ku agar aku terbunuh di tempat ini. Kucing itu hanya terduduk di depanku, dan beberapa petir yang menyambar tiba-tiba terbelah dan tidak pernah sampai ke tubuhku yang sudah mencapai batasnya ini. Hingga, “Cu, punten Nini nembe dongkap, Nini mah sanes jigah makhluk anu aya di tempat ieu, ngan Nini mah ngan bisa mantuan Ujang di akhir. (cu, maaf nenek baru datang, nenek itu bukan makhluk sep
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as kucingnya upin ipin
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Ketika Yukine akan melewati pemilik tempat itu Geum bicara lagi. "Kucing seperti apa?" ucap Geum menatap perempuan yang semakin dekat dengannya. "Kucing besar yang bodoh berwarna kuning." "Sepertinya kamu berbohong," sahut Geum dengan cepat. "Tidak ada kucing kuning yang bodoh, yang bodoh itu kucing putih sedangkan kucing hitam dengan corak putih diwajahnya itu bipolar." "Kamu cukup tahu banyak tentang kucing," puji Yukine dengan sedikit menyunggingkan senyum.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Arwah dari tahun 1950-an. Mantan pejuang yang dibunuh karena dikira pengkhianat. Ia kelaparan di dunia roh. Malam ini, dia sudah dijemput.” Ucup menunduk. “Jadi, nasi goreng lo semacam... kuliner spiritual?” Bu Sri tertawa pelan. “Bisa dibilang begitu.” — Namun malam itu belum berakhir. Saat mereka hendak pulang, seekor kucing hitam besar muncul di atap warteg. Ia menatap mereka dengan mata kuning menyala, lalu berbicara. “Kalian terlalu banyak tahu.”
960 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kucingnya upin ipin
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status