Terjerat Pesona Putri Gelap Tuan Konglomerat
"Iya deh, tapi kakak make a wish dulu."
Dengan patuh, Heru terpejam lalu komat-kamit mengucapkan entah apa. Beberapa detik kemudian, dia membuka mata, dan menagih janji Putri. "Nah, sekarang kamu suapkan kuenya."
Sambil berkata demikian, Heru memutar cake hingga bagian yang ada mawarnya tepat di depan Putri.
Menyangka Heru suka bagian mawar itu, tanpa ragu Putri memotongnya, sebelum pisau yang dia gunakan membentur sesuatu yang keras, seperti logam.
Hot Chapters