Suamiku Bukan yang Kukira
Setiap kalimat di permukaannya bercerita tentang kita,
tentang mereka,
tentang setiap versi cinta yang pernah ditulis oleh tangan yang tak terlihat.
“Arga,” kata Sinta, suaranya lembut seperti gumam angin,
“kalau dunia ini terus menulis kita, apakah kau akan tetap mencintaiku, bahkan kalau aku hanya kata?”
Aku menatap matanya, dan dunia seakan berhenti menulis sejenak.
“Ya,” jawabku. “Karena setiap cinta yang tulus adalah kata yang tidak bisa dihapus.”
Ia tersenyum.
Hot Chapters