Batal Akad
terang Emir lagi.
"Oke, aku masuk dulu. Kamu tinggal lurus saja, nanti ada tulisannya di papan," pamit Emir begitu sudah sampai di depan kelasnya. Sebenarnya hari ini tidak ada perkuliahan, ia hanya mengikuti kelas menulis yang dibuat oleh salah satu dosen bahasanya. Ya, Emir memang kuliah jurusan Ekonomi, tetapi begitu menyukai dunia literasi.
"Makasih, Mir. Nanti aku tunggu di kursi taman depan ya. Temani beli tolak angin," ujar Ali sambil menganggukkan kepala.
Hot Chapters