Istri Rahasia Dosen Titisan Kutub Utara
Sungguh, ia merasa sangat lapar dan kepalanya terasa pusing, seperti habis dipukul oleh sesuatu yang berat, hingga membuatnya sempoyongan saat berjalanan menuruni anak tangga dan tiba di dapur.
Ana membuka lemari tempat di mana Ray biasanya menyimpan makanan yang telah dimasak, namun kosong. Ana tidak menemukan apapun di sana. Gadis itu kemudian beralih ke arah kulkas dan mencari sesuatu yang bisa ia makan, namun lagi-lagi tidak ada makanan di tempat itu, melainkan hanya ada minuman kaleng dan beberapa susu kotak.
“Kacau. Kenapa di saat-saat seperti ini kulkas ini malah kosong? Padahal biasanya Ray tidak pernah lupa untuk mengisi stok makanan,” gumam Ana, suaranya terdengar parau.
Hot Chapters