Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga
Ia mengambil satu cangkir, mengisinya dengan air dingin dari dispenser, lalu meneguknya hingga tandas dalam sekali tenggak.
Sambil memegang gelas kosong, matanya mengedar. Ruangan itu tampak sangat rapi dan bersih mungkin bantuan jasa cleaning service, namun suasananya terlalu kosong dan mati. Tidak ada kehangatan di sana. Saat Aliya membuka kulkas, dugaannya terbukti; di dalam sana hanya berjejer tumpukan mi instan, beberapa botol air mineral, dan kaleng minuman bersoda.
"Apartemen bos yang membosankan," cibir Aliya pelan, menutup pintu kulkas dengan sikutnya. Rumah megah ini tak lebih dari sekadar tempat singgah seorang pria kesepian.
Hot Chapters