Silsilah Naga Emas
Namun, ada sesuatu yang aneh tentang kabut itu—seolah-olah ia hidup, bergerak perlahan seperti ombak yang mengalir di atas tanah.
Setelah beberapa saat berjalan, mereka sampai di sebuah area terbuka yang dikelilingi oleh pohon-pohon tinggi dengan cabang-cabang yang saling bertautan, menciptakan atap alami yang menutupi langit. Di tengah area itu, ada sebuah kuil kuno yang tampak seperti bangunan yang terbuat dari emas murni. Kuil itu memiliki pintu besar yang tertutup rapat, dengan ukiran-ukiran naga raksasa yang melingkar di sekitarnya. Matanya terbuat dari batu permata merah yang berkilauan dengan cahaya aneh.
"Inilah Kuil Matahari Emas," kata Mei Xiang dengan nada hormat. "Tempat ini dija