Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WRONG TURN

WRONG TURN

Satu-satunya indikasi hanyalah napasnya pendek dan lebih cepat. Gabe datang dari lantai atas, membawa kursi yang lebih tepat untuk situasi ini, dengan punggung kursi terbuat dari kayu sungguhan dan kaki yang lebih panjang dari pada kursi desainer pendek yang ada di sini. “Aku punya satu.” Dia menaruh kursi itu di antara sofa dengan sedikit suara kayu menyentuh lantai terdengar yang membuat Tennyson kaget.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Istri kecilnya itu, memang seperti vitamin yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. "Lain kali aja ya, kita makan siang barengnya, Sayang. Beneran deh, Bunda ditelpon asisten, diminta untuk cepat-cepat balik ke Butik. Ada klien penting yang datang ke Butik. Katanya pengen ketemu Bunda." Annata masih berusaha untuk membujuk dan menjelaskan situasi yang sedang dihadapinya. Eka sedikit menunduk dan mulutnya sedikit dimajukan, persis bocah yang ngambek karena tidak dibelikan es krim.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

"Ini kopinya, Mbak Laras," ucap Bik Yanti setelah aku duduk di kursi jengki. Kursi buatan Jepara yang pendek berbahan kayu yang dipadukan dengan rotan. "Duduk sini, Bik."
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Pak Guru Seksi

Istri Kecil Pak Guru Seksi

Laura sempat mencari dari internet, jika terdapat banyak gurita di sekitar sana, bahkan beberapa kapal pesiar lain juga ada yang sedang memancing gurita, jadi kapal mereka bukan satu-satunya. “Kak Noa....” “Kamu duduk saja menikmati pemandangan, jangan ganggu aku, aku tidak boleh kalah dari bocah tengil itu!” Laura pun terdiam lalu mundur untuk duduk. Kapal pesiar milik Noa tidak besar, tidak juga kecil, namun bisa dibilang mewah juga. Ada kamarnya juga di dalam, sofa dan lain-lain. Laura melihat ponselnya menyala, ada yang menelfon, ternyata masih ada signal disana, hebat sekali.
9.830.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Aku bergerak seperti kamera Bang Napi, merekam setiap momen. Aku duduk di depan mejanya. Ada kursi yang khusus dipakai tamu. Tapi, kursi ergonomis ini begitu tinggi, sampai ujung-ujung jari-jari kakiku tak menyentuh lantai. Aku menggeser bokong lebih ke dalam kursi yang empuk. Aku seperti anak kecil. Mejanya terasa sekali versi laki-laki. Ada post it biru. Ia memiliki pensil runcing berjumlah lima, dan empat bolpoin. Tidak ada snack di mejanya, hanya ada permen mint.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Disuruh benerin kursi ini? Dimas menggaruk kepalanya. “Bapak ingin saya ganti kursi? Iya, ini memang kursinya bunyi terus, Pak.” Melihat wajah bingung Dimas, tatapan Pak Badar semakin menghakimi. “Ayat Kursi. Salah satu ayat agung dalam Al-Qur’an,” jelasnya dengan nada berat. Dimas memucat. Kesabaran Pak Badar berkurang satu derajat. “Ya sudah, kalau kau tak bisa. Ayat-ayat pendek, hafal apa saja?”
996 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

“Sekar! Sudah ambil kursinya belum? Ada nggak? Ayo cepat turun dari loteng!” Sekar hampir menjatuhkan lampu kecil. Tangannya cekatan menyambar kursi yang sedari tadi hanya ia tatap. Ia menahan tawa. “Iya, Bu! Ada… Sekar turunkan ya, pelan-pelan.” “Ya Allah… dari tadi satu kursi aja belum turun! Itu dari jati, bukan dari plastik! Kalau nggak kuat, bilang! Ibu panggilin orang!”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Sugar Daddy

Hasrat Cinta Sugar Daddy

Bagaimana caranya ia bisa menggapai tubuh setinggi itu dengan tubuhnya yang semungil ini? Gadis itu pun mengedarkan pandangannya ke sekitar ruangan, lalu tersenyum lebar ketika melihat kursi lipat kecil yang disandarkan di dinding. Mungkin itu kursi tambahan yang sengaja ditaruh untuk tamu yang datang. Dengan penuh semangat, Katya pun mengayunkan kakinya untuk menyeret kursi lipat berwarna hitam itu dan menaruhnya di depan Gaffandra.
1082.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Terlalu terukur. Adriano berhenti satu langkah dari meja. Tidak menjawab sapaan. Tidak langsung masuk ke ruang itu. Jeda kecil muncul. Pria itu tidak mengisinya. Ia hanya menggeser sedikit tubuhnya — memberi akses ke kursi yang kosong. "Silakan." Elena melihat kursi itu. Tidak besar. Tidak kecil. Tepat. Posisinya sedikit lebih rendah dari dua kursi lainnya. Tipis — hampir tidak terlihat. Hampir. Perbedaan yang tidak akan disadari orang yang tidak mencarinya. Perbedaan yang sudah disiapkan sebelum mereka datang.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Istri Palsu sang Milyarder

Istri Palsu sang Milyarder

Gadis itu menurut dengan tersenyum manis. Sebuah ruang tamu kecil yang nyaman dengan beberapa kursi semua dari kayu yang di pelitur halus berwarna coklat menyambut mereka saat membuka pintu. Tanpa dipersilakan, Maya duduk di salah satu kursi dengan menyilangkan kakinya.
9.836.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kursi kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status