Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Bad Wedding Day (Indonesia)

My Bad Wedding Day (Indonesia)

Dia masih belum bisa move on? Aku menahan napasku yang memburu lalu menghampiri kasur Reino yang sangat empuk dan lembut. Ya Allah, kasurnya enak banget, cocok banget buat kaum rebahan sepertiku. Kulihat kamar Reino lagi lalu menatap meja belajarnya yang diisi beberapa buku tebal, tas hitam, dan beberapa aksesoris lainnya. Aku bangkit dari kasur dengan berat hati lalu duduk di kursi belajarnya. Tenyata begini yang dirasakan Reino ketika belajar di rumah. Nyaman.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Keramik sewarna putih menjadi alas meja dan kursi yang diduduki pengunjung kafe. “Itu di pojokan aja,” kata Sae sambil menunjuk satu meja yang isinya hanya ada dua kursi. Aku mengangguk, kemudian melenggang lebih dulu. Kuletakkan barang-barangku bersamaan dengan Sae duduk di seberang meja. Dia mengeluarkan ponselnya dari saku celana, lalu menaruhnya di meja, dan menatap ke arahku dengan tatapan ramah.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
Rahasia Gadis Biasa

Rahasia Gadis Biasa

Masih ada beberapa hal yang perlu dibereskan. Seorang pelayan menarik kursi untuk Bella duduk di tengah meja makan. Meja makan ini memanjang dengan lapisan emas dan kaca yang tebal bagaikan makan diatas kolam air jernih. Kursi-kursi makan yang berjajar terbilang penuh gaya, elegan, dan sangat nyaman dalam bahan yang indah dari beludru.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

Semuanya memamerkan narsisme yang luar biasa dari pemilik ruangan sebelumnya. Aku berjalan perlahan melintasi karpet tebal buatan Turki yang melapisi lantai. Langkah kakiku teredam empuknya karpet itu. Di ujung ruangan, terdapat sebuah meja kerja raksasa yang terbuat dari kayu jati utuh. Meja itu terlihat sangat kokoh dan mengintimidasi. Di belakang meja itu, sebuah kursi kulit hitam dengan sandaran tinggi berdiri gagah membelakangi jendela kaca besar.
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.5K kali sebagai kursi meja belajar
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Lampu belajar memancarkan warna kuning hangat. Di sudut meja ada secangkir teh yang tinggal separuh. Jam digital menunjukkan 02:17. Dan di depan meja— ada sebuah kursi. Kosong. Namun hangat. Seolah baru saja ditinggalkan sesaat. Aline memandang sekeliling dengan napas tertahan. “Ini bukan dunia yang dibangun dari tulisan.” Kurator mengangguk pelan. “Tidak.”
715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Entah, deh. Selain tapestri dan lukisan kepahlawanan yang terpajang di sana-sini, aku cuma ngelihat pajangan aneh menyerupai prisma—atau kerucut, ya? Karena alih-alih mendatar, bagian bawahnya justru menggelembung menyerupai lingkaran—kayu. Tertempel kokoh pada bagian yang paling jelas dilihat begitu masuk. Ada meja dari mahoni berarna karamel panjang yang bisa diisi higga delapan kursi yang saling berhadap-hadapan.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Ia tidak ingin melibatkan kata-kata lagi dalam pertemuan ini, biarkan saja semuanya bergulir sesuai rencana yang telah ditetapkan. Sarapan selesai, dan waktu sudah hampir menunjukkan pukul 07.40. Pembantu kembali menjemputnya, kali ini mengantarnya ke ruang belajar yang terletak di sebelah aula utama. Ruangan itu terkesan luas dan sepi, dengan meja panjang yang sudah diatur sedemikian rupa untuk memberikan kesan serius. Dua kursi yang terletak di depan meja itu seolah menjadi penunggu yang sabar, menunggu pemiliknya datang untuk memulai sebuah pelajaran baru yang entah akan membawa Naila kemana.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Selain itu, mereka juga berencana meningkatkan kualitas para guru dan lingkungan belajar para siswi. Di aula terdapat banyak meja bundar yang tertata. Dua meja di tengah adalah milik Tech Tower dan Yuliardi Group. Meja Tech Tower masih ada kursi kosong. Raisa dan Surya saling bertatapan, lalu memberi tahu Suri untuk datang.
9.5308.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai kursi meja belajar
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Shani Alvaro
awal2 baca novel ini aku Kira karakter raisa ini wanita yang punya prinsip... waktu dia nerima bravi aja itu dah aneh bngt..karna bagaimana pun bravi sma Kevin itu adik kakak walaupun beda ibu...sekarang malah tambah ngawur lagi .. malah jadian sama si Rey... lama2 karakter raisa jd murahan bngt..
Anisya Kuran
awalnya aku pikir ceritanya bakal pasaran karena prolog nya nyaris sama dgn novel tetangga tapi pas lanjut baca lanjut baca lagi lanjut baca terus.. ternyata seru banget. walopun genre nya mirip2 yaitu pengkhianat an pernikahan tapi cerita nya fresh dan bikin nagih. semangat update sampe ending thor
Baca Semua Ulasan
Requiem For a Swan

Requiem For a Swan

Setiap meja dilengkapi dengan tablet terbaru dan kursi ergonomis yang harganya mungkin setara dengan motor dinas Lily. Kelas ini bukan kelas biasa, melainkan kelas dengan kumpulan siswa kalangan atas. Rata-rata dari mereka adalah anak pejabat, pengusaha, atau pemilik kuasa yang koneksi menembus istana negara. Di depannya, dua puluh pasang mata menatapnya dari atas hingga bawah. Bukan tatapan penuh rasa ingin tahu, melainkan tatapan yang sedang menilai harga pakaian yang dia kenakan.
649 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kursi meja belajar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status