Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Leixier duduk diam di kursi rodanya, membiarkan perawat di belakangnya perlahan mendorongnya melalui jalanan Red Tide Territory. Sinar matahari tidak menyengat, dan angin sepoi-sepoi membawa aroma ikan asap yang menggugah selera. Dia mengenakan jubah wol. Meskipun wajahnya masih pucat, ada sedikit semangat di matanya. Kursi yang bisa meluncur di tanah ini dilaporkan ditemukan oleh Lord Draven. Roda dan sandaran tangan dirancang khusus sehingga bahkan satu orang pun dapat mengoperasikannya dengan mudah.
9.78.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
ISTRI ALIM CEO KEJAM

ISTRI ALIM CEO KEJAM

Namun, niatnya dibatalkan, lebih memilih berjalan menuju balkon kamar. Ditempat itu terdapat dua buah kursi beserta satu meja berukiran standar. Tidak ada yang menarik dengan itu. Ia daratkan saja bobotnya diatas kursi sama yang terbuat dari kayu. Hingga sebuah nafas kasar terlepas bebas dari bibir dan rongga hidungnya. Kursi itu sengaja dibuat setengah miring agar bisa dipakai untuk bersandar dan bersantai
9.579.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

"Terima kasih." Tidak ada label pada kantong infus. Ia menunjuknya. "Apa isinya?" "Saline. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan." "Oh, oke." Bantalan kulitnya membuat kursi terasa nyaman, tetapi ketika dia berputar untuk melihatnya lebih jelas, bulu kuduknya berdiri. Sandaran kursi memanjang dua kaki di atas kepalanya. Ada lekukan berbentuk piramida di tengahnya. Itu kosong.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
MY SEXY CEO

MY SEXY CEO

Tidak lupa, dia juga menutup jendela agar angin malam berhenti menerobos masuk. Arion turun dari kamar Airyn, tidak enak hati jika dia berada di sana lama-lama. "Hanya sarung?" Arion menatap kain tipis itu tersedia bersama bantal di kursi depan. "Ah, tidak empuk sama sekali." Mulai mengeluh karena kursi itu terbuat dari kayu dan tidak beralaskan apa pun. Kurang panjang dan kurang lebar, Arion sampai tidak bisa bergerak bebas.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Musuh

Terpaksa Menikahi Musuh

Satu meja berbentuk oval yang dikelilingi oleh delapan buah kursi yang terbungkus chair cover berwarna crem dengan aksen gold yang menggaris horizontal pada bagian sandaran kursi tersebut. "Itu mereka, ayo!" Andres menunjuk ke arah kursi di bagian tengah. Di sana sudah ada dr. Harold, bersama sang istri, Christ, Robert, Gerald dan Jenny. Tinggal dua kursi lagi yang kosong di tempat itu. Dan pemiliknya sedang dalam perjalanan menuju ke sana. "Maaf kami terlambat," tukas Andres tenang dan menyunggingkan senyum ringan seperti tidak ada masalah. Ayana melihat Andres jelas lalu tersenyum nanar.
9.424.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Sebuah kursi dengan batang berbahan besi dan lapisan jok berbusa berbahan polyester yang empuk-kursi yang biasa digunakan saat kuliah. “Haish, kau kemana aja? Kau nyari inhaler ke samudra Atlantik kah? Nyebrang Sungai Nil?” omel Linda bernada sarkas saat melihat Malati berjalan ke arahnya. Linda tengah duduk anteng dan mengobrol seru dengan guru lainnya. “Ke Jatiwaringin nyari Aliando Syarif, Bu,” jawab Malati pelan sembari celingukan mencari sosok Mira yang sudah tidak berada di sana.
1042.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

tanya Clara sambil memandang Christan dengan penuh antusiasme. Christan mengambil ponselnya dan menunjukkan gambar VIP seat Shinkansen dan kursi biasa. VIP seat adalah kursi dengan kenyamanan duduk sendiri-sendiri, sedangkan kursi biasa dengan tiga kursi di kanan dan dua kursi di kiri. Setelah memeriksa dengan seksama, Clara akhirnya memberikan keputusan, “Kalau begini sih mending kursi biasa, soalnya bisa duduk beramai-ramai.”
9.913.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Almeira. S
Maaf guys, othor gak update2 soalnya banyak banget kerjaan. Dan ada proyek baru, hehe. By the way, cerita ini sudah menuju tamat ya guys. :) Maaf, kalau ada kesalahan kata, typo, atau nggak bisa balas komenan readers satu persatu. Soalnya sih, gak bisa dibaca ya :(
Mala
Nih cowok, ampuh dh. bner2 bkin risih & jijik. gk ada abisnya bkin clara ngerasa annoying! smpe berasa kek mau nabok aja gw.. gk ngrti deh, duh, bner2 bkin emosi baca ceritanya, serius deh. udhlah, smoga akhir cerita dia dpt karma setimpal, jgan smpe endingnya sad!!!
Baca Semua Ulasan
Casabelle

Casabelle

Sepertinya nyaman duduk di sana daripada duduk di sofa ujung ruangan Axton Ara berjalan dengan perlahan menuju meja Axton dan mendudukkan tubuhnya di kursi kebesaran Axton. Erangan nyaman meluncur dari bibir Ara ketika dirinya juga melepaskan sepatu yang sedang dikenakannya sejak tadi. Memang kursi mahal memang berbeda dari kursi-kursi biasa lainnya. Sepertinya Ara akan meminta Axton untuk membelikannya kursi seperti ini untuk di rumah.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

“Kita ganti posisi sekarang juga. Ibu bangun dan menghadap ke mari.” Adrian berjalan mundur dua langkah menjauhi meja makan tersebut. Dia menarik sebuah kursi kayu jati berlengan yang menjadi bagian dari set ruang makan itu. Kursi itu terlihat sangat kokoh dengan sandaran punggung yang tinggi. Adrian menjatuhkan bokongnya ke atas bantalan kursi itu. Dia duduk dengan posisi kedua kaki terbuka lebar menapak mantap di atas lantai keramik ruang tengah.
10104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Tepat di depan jendela besar itu, terdapat sebuah sofa dengan desain yang tidak biasa, melengkung dengan bentuk seperti huruf S yang sangat ergonomis dan dilapisi beludru berwarna merah marun yang mewah. ​"Keenan... Sofa apa itu?" tanya Aruna, matanya membelalak. "Bentuknya aneh sekali." ​Keenan terkekeh, ia melangkah mendekati sofa itu dan mengusap permukaannya. "Ini disebut Sofa Tantra, Aruna. Aku memesannya secara khusus agar kita bisa menikmati pemandangan kota dengan posisi yang... Jauh lebih intim dan nyaman saat sedang.. Bercinta.."
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kursi tanpa sandaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status