Lusia
Tiga piring kini tersaji di atas meja, dengan pancake yang terlihat masih mengepulkan asapnya.
“Terima kasih Emma, akan aku habiskan tanpa sisa.” Tekad Lusia, tanganya menarik piring agar lebih dekat lagi.
Eliona juga mendapatkan jatah yang sama dengan Lusia, di meja makan, tida perempuan itu saling bercerita banyak hal. Tentang hal – hal yang lucu, mengesalkan dan beberapa tentang tips kecantikan. Dan tanpa di sadari, matahari makin membumbung tinggi.
Hot Chapters