Pernikahan tanpa Bahagia
Di dalamnya, tidak ada foto orang, hanya gambar-gambar langit — langit yang berbeda setiap harinya: pagi yang berembun, senja yang muram, malam dengan bulan separuh.
“Aku ingin mengingat semua langit yang menemaniku melepas masa lalu,” kata Reza. “Dan di akhir album itu, aku ingin ada satu foto lagi — langit milikmu.”
Laras menatapnya, separuh tersenyum. “Langit milikku seperti apa, menurutmu?”
Reza menatap jauh ke horizon. “Langitmu… tidak terlalu biru, tidak terlalu kelabu. Tapi selalu punya cahaya, bahkan di tengah badai.”
ตอนยอดนิยม