Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

kata Alana suatu ketika. Waktu itu Tiara menjawab, “Dalam menyembuhkan luka hati, manusia terbagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama, seperti yang lo sebutin. Menambal hati yang patah dengan cinta baru. Jenis yang kedua, harus sembuh dulu baru bisa menerima cinta yang lain. Gua adalah jenis yang kedua.” “Hati itu perkara rumit,” sergahnya ketika melihat Alana membuka mulut untuk protes, “Seandainya cinta bisa dipindah dengan mudah seperti mobil pindah gigi, itu tak akan lagi terasa istimewa.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Apa kata dunia, dia mengungkapkan isi hatinya terlebih dahulu pada seorang pria. Ini gara-gara hatinya sedang tidak baik-baik saja, jadi mulutnya ikutan tidak terkontrol. Mayang memukul-mukul jidatnya sendiri dengan gemas. Dan lelaki di ujung sana juga hanya diam saja. Hanya keheningan yang ada di antara mereka berdua. ***
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Winter tertawa penuh sarkasme dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling "Lalu? Setidaknya dia bersama dengan salah satu 'aku' dan bukannya dirimu, benih liar." [Kau bangga karena sudah menjadi berkeping-keping? Lebih baik kau pikirkan saja kemungkinan setelah seluruh bagian terkumpul, matilah dengan tenang dan jangan terus bangkit seperti kecoak. Menjijikkan]
104.7K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Rahasia di Balik Akad Nikahku

Rahasia di Balik Akad Nikahku

Jawaban hanya bisa terucap dalam hati tak mampu keluar dari mulut ini. "Kayak cabe-cabean tau." Aku semakin terbelalak saat ia melanjutkan ucapannya.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 263 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

"Cinta hanyalah sebuah nama, jiwa yang mencinta berada disini… meskipun kamu berada di ujung dunia, cinta itu tetap berada disini!" Lou melihat ke dadanya "hati, apakah itu benar?" "Benar." "Hati bisa menjadi penglihatan, hati bisa menggantikan kaki untuk melangkah, hati bisa menjadi pendengar, hati bisa menjadi pikiran, hati bisa menjadi ucapan, hati mengendalikan semua perasaan… tapi hati juga bisa mati, aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan!" "Bibi anda hebat sekali, bagaimana kamu bisa mengetahui perasaanku?"
1082.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Ketika Hati Mulai Lelah

Ketika Hati Mulai Lelah

Tentu saja sakit yang dimaksud Novi berbeda dengan yang ada di pikiran Ahmad. "Mana yang sakit?" tanya Ahmad lagi. Novi pun menunjukkan dadanya. Ahmad mengernyitkan dahinya. "Bukan fisik yang sakit, Mas. Tapi hati dan perasaanku. Siapa Lia?" tanya Novi dengan pelan, tapi serasa petir ditelinga Ahmad. Ahmad tampak gugup, tapi ia berusaha untuk menguasai keadaan. Novi mengamati perubahan ekspresi Ahmad.
14.7K viewsCompletedAdded to Library 574 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

Berbaring tak bergerak di tempat tidur, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk mengungkapkan perasaannya. “Karena aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Ini bukan soal membalas budi, ini hanya tentang mencintaimu, mencintai segala hal tentangmu. Tanpamu, aku merasa seperti mati ....” Mendekati tempat tidurnya, aku menatap matanya yang jernih, hatiku melunak. Namun aku berpura-pura marah, dan berkata, “Aku juga. Kalau kau terluka atau dalam bahaya lagi, aku nggak akan bersedih untukmu. Aku akan mencari kekasih baru ...."
47.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

Hatinya berantakan. Di balik setir, Abhi tersenyum samar. ‘Cinta memang tak selalu harus memiliki,’ batinnya. ‘Tapi sakitnya… tetap harus aku yang menanggungnya sendiri.’
10667 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
Dekat di Mata, Jauh di Hati

Dekat di Mata, Jauh di Hati

Aku sudah memutuskan untuk meninggalkanmu …. “Benarkah?” Suaranya terdengar berat, tetapi dipenuhi keraguan. “Evelyn, aku tidak ingin kamu berpura-pura murah hati di depan, lalu diam-diam menyakiti Alex di belakang. Kalau begitu, aku hanya akan semakin membencimu.” “Aku lelah.” Evelyn malas melanjutkan percakapan yang tidak ada gunanya itu, dia kembali berbaring dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
36.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as lain di mulut lain di hati
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status