Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

KETIKA LUKA MENYAPA 4. Tinggal seatap dengan madu Pagi ini, Arumi memasak ayam kecap kesukaan Afif, suaminya, karena sekarang adalah waktunya Afif untuk pulang kerumah Arumi. Setelah kemaren suaminya itu menghabiskan waktunya bersama adik madunya tersebut. Kini saatnya Afif menghabiskan waktunya bersama Arumi. Setelah hampir sebulan ia harus rela berbagi suami, kini dihatinya ada setitik keikhlasan untuk berbagi suami. Tak ada lagi tetesan air mata yang keluar karena Afif tak disisinya saat malam menjelang.
1066.6K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as lapuk adalah
Read
+Library
Kaya Setelah Dibuang

Kaya Setelah Dibuang

"Lektop?" "Leptop, Bu. Pakai P, bukan k." "Oh, Tengtop." "Oalah, Laptop, Bu. Ya wis lah apapun itu, intinya ini itu yang biasa orang kelurahan pake buat input-input data." "Heleh, kamu ngomong kayak gitu Ibu nggak tahu. Ya sudah, Ibu mau tidur dulu. Kamu jangan kemalaman, besok berangkat jam berapa?"
1077.7K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as lapuk adalah
Read
+Library
Luka (Yang) Cantik

Luka (Yang) Cantik

Renna tersenyum, teringat permainan masa kecilnya yang petak umpet di balik semak. "Kau tahu, di kampungku kalau bulan bersinar terang begini, disebut terang bulan." ceritanya. Membuka topik pembicaraan awal. Langkah keduanya hanya tinggal 50 meter menuju gedung. "Memang itu namanya." Dimas menjawab seadanya.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as lapuk adalah
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Lebih tepatnya, tempat mereka berkumpul sekarang adalah sebuah Penthouse. "Karena pertemuan ini rahasia, jadi aku lebih memilih fasilitas pribadi dibanding fasilitas umum. Untung saja kami ada tempat yang cukup luas untuk menampung semua orang." Alaric tersenyum melihat ekspresi Leo yang makin bingung. "Sejak kapan kita punya penthouse di Lyon?" Tentu saja Ariana akan bertanya, karena memang itu hal yang seharusnya tidak pernah ada.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as lapuk adalah
Read
+Library
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Dari ceritanya itu, Sara jadi berpikir; apakah Leon merupakan salah satu anggota dari UKM futsal? "Eh, bukan cuma UKM futsal yang prestasinya bagus. UKM lainnya, kayak gamelan, paduan suara, public speaking, sama k****u, juga sering raih prestasi di ajang kompetisi. Habis itu, UKM LIPEKA juga dinilai sebagai UKM yang paling patut dicontoh sama UKM serupa dari kampus lain." Kali ini, Sara mengerutkan alisnya samar. LIPEKA? UKM apa itu? Sara baru pertama kali mendengar nama yang seperti itu? Apakah itu masih masuk dalam lingkup olahraga, atau serupa dengan public speaking - debat contohnya? Suara tawa kecil Leon kembali terdengar. Nampaknya ia tertawa karena ekspresi wajah Sara yang begitu pol
3.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as lapuk adalah
Read
+Library
Sepaket Luka & Penawarnya

Sepaket Luka & Penawarnya

Salah satu diantara mereka berseru, membuat keringat dingin mulai bercucuran pada pelipis Binar. “Baik, mungkin kamu butuh ruang untuk berbicara,” kata Asta. Ia mengalihkan pandangan pada Ratna. “Kamu juga, mari ikut saya. Dan kalian semua, kembali ke ruangan masing-masing.” *** “Jadi, kamu tetap meminta laptop baru?” tanya Asta sekali lagi. “Benar, Pak. Saya tidak mau jika diperbaiki,” balas Ratna sambil melihat ke arah Asta.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as lapuk adalah
Read
+Library
Menikahi Luka

Menikahi Luka

tanya penghulu sesaat setelah Hanum duduk di samping Afian. Jiwa yang menangis itu membisu. “Hanum!” bentak Yuli ke kuping Hanum, sebagai perintah agar Hanum segera menjawab pertanyaan penghulu. Akhirnya, Hanum mengangguk. “Ya sudah kita mulai ijab qobulnya, ya.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as lapuk adalah
Read
+Library
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

Ucapku singkat setelah menatap kembali matanya. *** “Apakah kau sudah cukup menikmati masa sendirimu zane?” Itu adalah pertanyaan yang tiba-tiba memecahkan keheningan di meja makan dari seseorang yang sudah lama menjadi sahabatku. Dia adalah Andini, seorang teman yang dipertemukan di kost bunga tulip saat kita masih menyandang status menjadi seorang mahasiswi. Pertemuan kita memang tidak sengaja waktu itu dan ternyata kita berasal dari kota yang sama. mulai dari saat itu kita menjadi teman dekat sampai sekarang. dia sudah menikah dengan laki-laki keturunan minang dan memiliki seorang anak laki-laki. Andini menerima lamaran dari kaka tingkatnya setahun setelah wisuda. Dan kini ia menetap di i
101.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as lapuk adalah
Read
+Library
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Wajah mulus dan putih bersinar saat pertama kali aku menatapnya. “Selamat atas buku keduamu.” Dia tersenyum lebar sambil menunjukkan deretan gigi putih yang rapi. “I Saed Lupyu katamu?” “SAE!!!!” teriakku.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as lapuk adalah
Read
+Library
Pernikahan Luka

Pernikahan Luka

Disana ada sawahnya, kuil, tari jalanan dan juga museum. "Mau lihat matahari terbenam? Tanah Lot. Satu lagi, ada tempat paling berkesan, Puja Mandala. Karena disana ada komplek tempat ibadah lima agama yang diakui pemerintah," sebut Andika panjang lebar. "Ya udah kita ke Puja Mandala saja," pinta ibu Dewi. Andika langsung menyetujuinya. Begitu juga Dewi.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as lapuk adalah
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status