Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Inilah akhir hidupku. Aku masih sempat berdoa. Berdoa agar dia membebaskanku dan menarikku keluar, berdoa agar aku masih memiliki kesempatan untuk hidup. Namun, tidak ada yang terjadi kepadaku. Aku meronta dengan panik, menggunakan tanganku untuk mati-matian mendorong penutup di atas kepalaku. Namun sebagai balasannya, hanya ada ejekan tanpa ampun yang terdengar darinya.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as last chapter
Read
+Library
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Jadi, bagi yg mau baca ceritaku yang lain, selamat kalian sudah menemukan banyak spoiler di cerita ini 🥴🥴🥴🥴 14. Last but not least. Terima kasih, sudah membaca cerita ini. Masih terlalu banyak kurang di cerita ini, dan mungkin ending yang tak sesuai harapan 😭😭😭🥺🥺🥺🥺
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 965 Times as last chapter
Read
+Library
Rahasia Terakhir Alexa

Rahasia Terakhir Alexa

Begitulah Daniel, seorang putra konglomerat yang hidup di abad dua puluh satu tapi masih memiliki pemikiran skeptis untuk mempercayakan warisan kakeknya pada orang lain. “Bagian ini direnovasi, kau pasti benar-benar mempertimbangkan ideku untuk melakukan perombakan besar-besaran untuk kastil tua ini.” Kata gadis itu sembari mengetuk bagian penyangga di dekat jendela besar yang kini menampakkan pemandangan malam peternakan kecil di area itu. Daniel hanya memandang Alexandra malas dari sudut matanya, “Tentu saja, aku tidak ingin menciptakan skenario bodoh dan membiarkan tubuhku tertimpa reruntuhan bangunan saat tidur di sini.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as last chapter
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Becanda. Becandaaa!” Sore itu tak ada yang aneh pada awalnya. Semuanya seperti hari-hari sebelumnya. Faiz tak tahu kalau sebenarnya itu hari terakhir dimana ayahnya tinggal bersamanya. Ketiga sahabat itu masih di rumah Faiz sampai senja. Mereka masih dengan nikmat membakar kedelai yang mereka dapatkan di sawah sebelum pulang ke rumah masing-masing.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as last chapter
Read
+Library
Cincin terakhir istriku

Cincin terakhir istriku

Memainkan ujung hidung miliknya dan milik Aya. "Selamanya. Aku cuma mau kamu. Maaf atas ketidak tegasan aku. Saat ini. Mau siapa pun laki-laki lain nanti yang akan bersama kamu. Aku akan rebut kamu dari dia. Dengan cara apa pun. Karena aku, cuma milik kamu, dan kamu, cuma untuk aku, Aya. Pegang- kata-kataku, kita tidak akan bisa pisah. Mau sejauh jarak dan waktu. Kita pasti akan terus bertemu. Pasti." Lalu Rangga memberikan ciuman terakhirnya di bibir Aya. Lalu memeluk Aya erat dan keduanya kembali tenggelam dalam air mata. ***
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as last chapter
Read
+Library
Pilihan Terakhir: Cerai

Pilihan Terakhir: Cerai

Rasanya aku sudah tidak sabar. Ponselku berdering, dan itu adalah nomor yang tidak dikenal. Begitu aku mengangkat telepon, terdengar suara Kevin yang penuh amarah. "Wilda, apa maksudmu mengganti kunci pintu? Kalau kamu nggak mau lagi tinggal bersama, bilang saja dari awal.” "Betul, aku memang nggak mau lagi tinggal bersama. Semua barang kalian yang ada di rumah sudah aku kirimkan ke kampung halaman."
11.8K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as last chapter
Read
+Library
PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

Sementara itu, pelatihan yang dilakukan Lindu Aji sudah hampir mencapai akhir. Dan kali ini Lindu Aji harus benar-benar fokus jika tidak ingin berakhir dengan kegagalan. "Untuk tahap yang yang terakhir ini paling sulit dari semua tahapan Anakku. Kalau kamu tidak bisa menyelesaikan tahapan terakhir ini, maka semua pelatihan yang kamu jalani setahun ini akan sia-sia. Pelatihan yang terakhir ini adalah pengikat semua ilmu yang telah kau pelajari. Apa kamu sudah siap, Nak?"
2.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as last chapter
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan saham. Aku menarik napas panjang. Besok, mulai bab keempat. Bab tentang 'Setelah'. Tentang bagaimana cara membangun rumah di atas tanah yang sudah bersih dari mayat masa lalu. Aku menutup buku catatan itu. Suara buk pelan terdengar sangat final. Aku mematikan lampu dan kembali ke tempat tidur. Di dalam kegelapan, aku menyadari bahwa perang terbesar kami memang sudah berakhir. Perang melawan kebohongan diri sendiri.
9.471.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as last chapter
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status