Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya
Dia seharusnya tahu bahwa aku benar-benar bisa melakukannya.
Setelah memutuskan untuk melupakan Levin, aku menjadi sangat tegas dan dingin. Aku bukan hanya sekadar mengatakan ingin pergi, tetapi memang memiliki rencana seperti itu.
Levin takut aku akan tiba-tiba menghilang. Jadi, dia mengutus orang untuk datang mengamatiku sesekali. Namun, dia sendiri tidak berani muncul. Kami sudah tidak bertemu sangat lama.
Setelah melewati masa-masa tersulit dalam hidupku dengan susah payah, aku pun merasa lega. Namun, aku tiba-tiba melihat sebuah trending topic yang mengejutkan.