ISTRIKU BUKAN ISTRIKU
Bedanya Emma berambut pendek sebahu, dan yang mengurungnya bukan seorang nenek sihir, tapi pria brengsek yang sudah menjadikannya perempuan murahan.
“Lihat saja Ilario, akan kuhabisi kau!” Gumam Emma, tangannya dengan lincah meraih bebatuan yang menonjol untuk dijadikan pegangan dan pijakan. Setengah jalan sudah Emma lalui. Menurut perkiraan gadis itu, setelah selesai memanjat turun, dia bisa menemukan lembah yang akan jadi tempat persembunyiannya beberapa hari ke depan. Sampai keadaan lumayan tenang, setelah merasa aman dia bisa menyelinap keluar.