Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GEMA JATI

GEMA JATI

Adipati Ginggana memandangi jalanan belokan ke kanan. Nada suaranya lebih rendah dan serius saat dia bicara. “Jejak mobil dari arah pasar cuma satu, itu mengarah ke jalan lurus.” “Itu menuju puncak. Jalan mentok di pertigaan, tapi cuma belokan ke kanan yang untuk mobil. Jalan satunya jalan setapak. Sebelum ke sana ada beberapa belokan, tapi jalan kecil, tak muat untuk mobil.” Ayah Jati meragu sambil memandangi jalanan belokan ke kanan dan mengingat-ingat. “Aku tak yakin semua akan baik-baik saja kalau Jati benar ke sana. Itu jalan alternatif ke vila. Orang-orang dari luar kota biasa menginap di sana, kan?”
409 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Fenomena itu tampak seperti luka yang menganga, memancarkan aura menyeramkan. Tak lebih dari satu jam perjalanan cepat, tembok Kota Tengzhi yang menjulang tinggi sudah terlihat. Tembok itu berwarna gelap, terbuat dari batu yang tampak kokoh namun penuh retakan. Cahaya matahari yang redup jatuh di pintu gerbang, yang tampak sudah ditutup rapat. Keadaan di sana hening, tidak ada seorang pun yang antre untuk masuk ke dalam kota.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

bisik Celestine, suaranya parau dan bergetar. Ia mendekat, jemarinya yang gemetar menyentuh permukaan dinding yang terasa dingin. Leo melukis sebuah menara yang sangat mirip dengan tempat tinggalnya dulu di satu sisi, namun di sisi lain terdapat papan iklan raksasa bercahaya yang menyerupai Times Square. Itu adalah memori dari dunianya, sebuah gambaran gedung-gedung dengan banyak kaca yang begitu kontras dengan arsitektur kuno dan sihir di sekeliling mereka.
9.821.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 605 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
CEO Bertopeng Giok

CEO Bertopeng Giok

Energi ini terasa kuno, tenang, dan sangat bijaksana. "Terus lurus," gumamnya. "Getarannya semakin kuat." Jalan itu akhirnya buntu. Di hadapan mereka berdiri sebuah tembok batu tua yang tinggi, ditutupi oleh lumut tebal dan tanaman rambat yang menjuntai seperti janggut raksasa. Tembok itu adalah bagian dari kompleks bangunan yang tampak seperti sebuah biara atau vila kuno yang sudah lama ditinggalkan dan hancur sebagian. Tidak ada gerbang, tidak ada pintu, hanya tembok batu yang solid dan tak bisa ditembus.
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
Perisai Dewa Tak Tertembus

Perisai Dewa Tak Tertembus

Dalam cerita silat mungkin disebut energi spiritual, tapi Joro Jempo menyebutnya "energi." "Namun, saranku, berhenti buang-buang waktu untuk basa-basi dengan aku. Langsung saja mulai latihan. Gerbang batu di sana adalah mekanisme yang dibuat langsung oleh guru leluhurku dulu. Bahkan jika aku berada di sini dalam wujud asli, aku tetap tidak bisa membukanya secara paksa," kata Joro Jempo dengan nada tenang sambil melirik Lucas. "Kalau kamu tidak mau melewatkan periode lima tahunan ini, lebih baik jangan banyak ngomong lagi." Lucas langsung terkejut! Benar juga, periode lima tahunan itu memang sudah dekat. Tapi siapa sangka, tanpa sengaja dia malah menemukan rahasia besar tentang liontin ini!
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Dan di tengahnya, terukir jelas: elang bersayap patah. Margarethe berhenti. Jemarinya terangkat tanpa sadar, menyentuh simbol itu. Dingin. Tapi ada sesuatu di balik dingin itu—seperti gema yang tidak berasal dari luar. “Tempat ini…” gumamnya pelan, “…bukan sekadar fasilitas.” Leonhardt berdiri di sampingnya, membuka dokumen usang yang mereka temukan sebelumnya. Halaman-halamannya bergetar tipis tertiup udara lembap.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Agam meletakkan telunjuknya di depan bibir, membuat Farel menjeda makannya dan ikut terdiam bingung. Deni mencoba melirik ke belakang Farel, tempat di mana pintu kandang sapi mereka berada. Ada suara gemerusuk dari dalam sana, tepatnya di pintu luar kandang, tempat di mana pakan sapi disimpan. "U... U..." Suara kera terdengar jelas sekarang, membuat Farel ikut berkubang dalam lingkaran ketakutan. Jelas di kupingnya suara tersebut berasal dari belakang, dan ia enggan untuk menoleh.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN yang TERTUKAR

PERNIKAHAN yang TERTUKAR

Tercium aroma rempah-rempah yang khas dari dalam lemari besar itu. Ia mengamati lemari besar itu dengan seksama kemudian memutuskan untuk bersembunyi di sampingnya. "Andai aku tak kabur dari pernikahanku, mungkin cerita seperti ini tak akan pernah terjadi padaku," gumamnya penuh sesal. Terlihat ia berusaha memasukkan tubuh kecilnya ke celah sempit antara lemari dan tembok. "Akh ... rasa di sini cukup aman," ucapnya sembari menggosok-gosok pelan kedua telapak tangannya untuk menghangatkan badan.
1021.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
Menjadi Super Kaya Bersama Sistem Yang Gila

Menjadi Super Kaya Bersama Sistem Yang Gila

Lein telah sampai di sisi barat tembok besar yang melingkari kediaman Keluarga Geraldo. Itu setinggi 6 meter, dengan kawat berduri yang ada di ujungnya. Tentu saja, Lein telah menyediakan segala peralatan pendukung. Terlebih dengan keterampilan barunya; Pencuri Ulung, dia memiliki pemahaman yang sangat baik dalam hal menerobos rumah dan semacamnya. Ini bahkan hanya seperti permainan anak kecil untuknya!
9175.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai lemari tempel tembok
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
BOSSSESamaaaaa
Saya minta maaf kepada teman-teman karena sudah lama tidak mengunggah bab baru. Ini dikarenakan saya sedang mengerjakan novel lain. Tapi tenang teman-teman, novel ini tetap saya lanjutkan. Saya tidak akan meninggalkan novel ini begitu saja
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Lema bergumam kagum dengan apa yang baru saja dilihatnya. Pak Eksin dan Lema berjalan memasuki ruangan tersembunyi itu. Setelah masuk, Pak Lema tidak lupa menekan tombol navigasi berlambang pintu tertutup pada peranti yang dibawanya. Seketika, lemari rak yang terpisah kembali berimpitan menjadi satu.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai lemari tempel tembok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status