Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selingkuhan Nyonya Muda Bukan Bodyguard Biasa

Selingkuhan Nyonya Muda Bukan Bodyguard Biasa

“Aku ingin belajar berhemat denganmu. Tapi—aku tidak yakin itu hemat atau pelit.” Melisa tertawa. Menguncir rambutnya yang seperti seminggu tidak di sisir. Melisa suka tampil apa adanya. Tidak suka diatur tentang penampilannya. Melisa hanya ingin menjadi dirinya sendiri. “Bagaimana dengan lukisanmu?” tanya Giselle mengambil remot TV dan menekan tombol agar saluran berganti. “Hampir selesai. Aku akan mengadakan pameran di pulau terpencil,” jelas Melisa.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
Dream first class

Dream first class

Yang paling banyak kulihat adalah; lomba melukis dan mewarnai. “Bu guru!” Ajeng melambaikan tangan dari tempat duduknya. Tiba-tiba bersemangat hingga berniat menghampiriku sendiri dengan berlari kecil sebab tak leluasa dengan kain lambung yang mengapit kakinya.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

Hanya tatapannya tajam, nyaris gelisah. Ia kemudian berpaling ke sisi timur, di mana sembilan lukisan kecil berjejer dalam barisan yang lebih rapat. Tak ada keterangan, hanya sebuah inisial di pojok kanan bawah pigura. Senja menelusuri semuanya hingga akhirnya terhenti di satu lukisan paling kiri. Mia mendekat perlahan, mendekati Senja yang berdiri mematung di depan salah satu lukisan. Wanita itu, Senja tak menyentuhnya, hanya menatap dalam diam.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
Nona Kesayangan Dua Pria Tampan

Nona Kesayangan Dua Pria Tampan

Elma sendiri kini sudah duduk manis di sofa satu-satunya yang terletak di ruang tengah sambil mengamati beberapa lukisan jadi yang dipasang di dinding kediaman Kai dengan ekspresi penasaran. “Lukisan yang kau buat indah, Kai,” ungkap Elma jujur memberikan pujian. Pandangannya tertuju pada satu lukisan yang menggambarkan seorang gadis kecil dalam posisi membelakangi dengan sebuah boneka kelinci di tangannya sedang memandang ke arah lautan lepas. Kontras dan pemilihan warna serta penggambaran dari suasananya sangat tepat sehingga sangat menyedot perhatian.
9.35.8K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as les melukis terdekat
Show Reviews (6)
Read
+Library
Rosalinda Armanda
Ceritanya bagus banget ka seru, tapi rada panas dingin juga hehehe... tapi gatau kenapa lebih suka interaksi Elma sama Arash, moga aja end game ya wkwkwk... tapi sama Kai juga gapapa sih soalnya hot ...
Bernanda Aditya
gue kira ini tipikal buku yang cuma gitu doang. aslinya kagak cuy, di awal emang disuguhin dengan beberapa adegan hot dan kayak main-main tapi pas baca kesananya gilaaa... character development-nya kerasa terutama arash sama kai. rekomen...
Read All Reviews
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

“Mama barusan menasehati istrimu. Meski bekerja dari rumah, ia harus tampil rapi.” Damien jadi mengamati penampilan istrinya dan mengerti. “Melody tadi memang sedang melukis di taman, Ma.” Dengusan pelan terdengar dari hidung Karina. “Melukis atau mengamati seseorang?” Spontan, Melody mengerutkan kening tak mengerti. Lalu menjawab, “Aku sedang melukis kupu-kupu di taman.”
1088.9K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as les melukis terdekat
Show Reviews (45)
Read
+Library
Masruroh Masruroh
seru cerita nya kak, baca bab awal aja udh di bikin esmoni sama kelakuan Lionel yg ninggalin melody,hanya demi Ruby,,, untung saja da demien yg tiba" ngajakin melody nikah, pasti seru secara kan demien sama Lionel sodaraan. sukses terus buat bukunya kak....
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

“Pintar.” Jeruk terkikik sebelum duduk bersila dan mulai menggambar. Sementara itu, Melon membuka pintu kaca dapur, membiarkan udara siang masuk. Ia menyeduh teh chamomile, aroma hangatnya membungkus dapur seperti pelukan lembut. Ponselnya bergetar. Kali ini, bukan dari grup wali murid. Sebuah pesan masuk dari nomor yang ia hapal tapi berusaha untuk dilupakan.
10886 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
Matchmaking

Matchmaking

Meta menaruh semua barang yang dibawa oleh Fairel di bawah meja. Gadis itu menepuk bahu Fairel, "Semangat Rel." "Lo nggak mau nonton gue melukis?" tanya Fairel dengan mimik sendu. Meta mengulum senyum, ia segera menggandeng tangan Loey, "Gue nunggu di sana. Panitia ngelarang kita untuk dekat sama pelukis, karena takut mengganggu konsentrasi." Fairel terpaksa mengangguk. Tangannya mulai mengamit kuas.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
ISTRI TUJUH MILIAR UNTUK TUAN MUDA

ISTRI TUJUH MILIAR UNTUK TUAN MUDA

ucapku dengan sedih. "Hei, ayolah aku adalah temanmu yang paling setia," ucap Lucas dengan keren. "Baiklah baiklah," ucapku dengan mengangguk angguk agar dia tidak mengomel. "Sebaiknya kau selesaikan lukisanmu itu. Ada di pojok sana. Ambil aja. Aku akan ke toilet," ucap Lucas sambil dirinya pindah ke kursi roda elektrik.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

tanya Marcello, suaranya serak memecah kesunyian. "Alat-alat lukisku itu... aku butuh ruangan khusus," kata Aneesa dan suaranya pun sama seraknya dengan Marcello. "Ada beberapa ruangan kosong di sini, tetapi ruangan yang menghadap ke barat kurasa sangat cocok untuk kau jadikan studio melukis, senja di sana sangat indah. Begitu juga pemandangan malam yang tenang," ujar Marcello.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as les melukis terdekat
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Jelas lebih praktis. Selain untuk membeli peralatan melukis, sebenarnya Bree juga ingin melihat kota Marseilles dari dekat. Dia belum pernah melihatnya, dulu juga tidak. “Bagaimana? Jangan berpikir terlalu lama. Waktu terus bergerak,” desak Rad. “Baiklah! Aku akan naik Mir!” Bree menyerah. Itu pilihan terbaik.
9.538.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as les melukis terdekat
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status