Mencintai Musuh Ayahku
Saat matahari mulai terbenam, memberikan gradasi warna ungu dan emas yang magis di langit, Reno berlutut di depan Karin di bawah kibaran bendera kapal.
"Karin, aku tahu kita sudah melalui banyak hal yang tidak masuk akal. Tapi aku ingin pernikahan kita nanti menjadi sesuatu yang nyata, bukan lagi sebuah kontrak atau pelarian. Aku ingin kita menikah bulan depan, di sini, di Surabaya. Sebuah pesta yang hanya dihadiri oleh orang-orang yang benar-benar mencintai kita. Apakah itu terlalu cepat bagimu?"