Tak Lagi Menua Bersama
Dari belakang, aku mendengar suara seperti tangisan Erwin, suara tangis yang terdengar begitu putus asa seperti anak kecil.
Namun, aku tidak akan menoleh lagi.
Pada pertandingan kali itu, kami meraih juara pertama.
Saat pulang, putri kecilku berbisik di telingaku, bertanya dengan lembut, "Ibu, apakah Om itu nggak datang? Aku ingin mengucapkan selamat tinggal padanya."
Aku terkejut sejenak, lalu dengan hati-hati bertanya pada putriku, "Om itu sangat sibuk, kamu... sangat suka padanya, ya?"
Bab Populer