Kinari dan Benang Waktu
Sementara itu, di dekatnya, Asmodeus melilit Lucia: memancarkan tarikan sensualitas dan kelicikan, gasap panas yang ingin memupuk kehendak Lucia untuk menyerah, meniru setiap gerak Lucia, membuatnya kehilangan jati diri, seakan ia sedang bercermin di banyak wajah yang menunggu untuk dicuri.
Lucia menggigit bibir, relicnya berdenyut sampai sarafnya nyeri; ia merasa tangan-tangan itu meraih pikirannya.
Tiba-tiba, dari pusaran air yang masih tersisa, Leviathan — ratu kecemburuan, namun bukan sekadar iblis, melesap dari sebuah kolom air zamrud, bersisik dan anggun, tubuhnya memantulkan kilau-lumut. Pusara udaranya dingin namun merdu.
Hot Chapters