Setelah Semua Penderitaan Berlalu
Begitu masuk, kalimat pertamanya langsung menegurku,
“Tania, bisa nggak kamu berlapang dada sedikit? Rizky hanya pergi menemani Susan, apa yang kamu ributkan, sih?”
“Kamu bisa tetap tinggal di rumah ini juga karena Susan membelamu! Jadi, apapun yang dia mau, kasih saja padanya!”
Aku terhuyung selangkah dan menatap ibuku, tapi dia malah menghindari pandanganku.
Setelah memarahiku, mereka pun buru-buru pergi.
Notifikasi Whatsapp berbunyi. Aku membuka ponsel dan melihat pesan dari Susan.
Hot Chapters