Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Empat dari Lima Bedebah

Empat dari Lima Bedebah

Mobil yang Rossa kemudikan mengikuti konvoi motor-motor itu dengan jarak yang tidak terlalu jauh, namun juga masih di taraf aman. “Orang-orang itu tidak akan sadar kita sedang mengikuti mereka.” Kata Rossa. “Ya,” “Bisakah kamu tak sesingkat itu menjawab obrolanku, Darling?” Ucap Rossa yang sedikit kesal dengan ucapan Galang. “Aku sedang memikirkan tentang gadis bernama Lila itu.” Tanpa sengaja Rossa mengijak pedal gas secara berlebihan karena kaget, “Hah? Jadi kamu memang berpacaran dengan si Lila itu?”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Hantaran Diminta Kembali

Hantaran Diminta Kembali

seru Selvi marah. Terdengar tawa Elsa yang membuat Selvi melengos kesal. "Orang-orang penasaran dengan wanita yang disebutkan oleh Rizal itu. Aku menemukan akun dengan nama Lila. Akun baru yang bahkan temannya tak ada sepuluh biji," ungkap Elsa dengan bersemangat. "Apa saja postingannya?" seru Selvi penasaran. "Hanya membuat postingan sebuah foto bergambar tas channel saja," Sahut Elsa.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Suara jangkrik mendominasi sebuah ruangan dengan cahaya lilin di dalamnya. Ada wanita yang sedang duduk di tepi jendela. Memandangi hamparan kegelapan di langit-langit. Tidak ada satu pun bintang yang dapat ia lihat. Hanya cahaya obor dari nyala api yang menghiasi area istana di bawa sana. Wanita itu perlahan mengusap ujung mata. Ia emosional hari itu. Seperti ada yang tidak bisa menenangkan hatinya seorang pun.
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Bella & Bos Gila

Bella & Bos Gila

godanya. "Cantik? Siapa?” Bella terkejut karena tiba-tiba mendapat pujian. “Sekretaris Yos ada-ada saja. Saya kan jadi malu," Saking seringnya bertemu dengan Yoshi, Isabella menganggap kalau dirinya berjodoh... eh maksudnya berjumpa orang bodoh (bercanda). Terlepas dari pandangan Yoshi tentangnya—bisa ditebak tentu tidak jauh dari istilah 'sakit jiwa', Bella menyukai lelaki berkacamata itu dalam batas pertemanan. Setidaknya sekretaris Yos, terpaksa atau tidak, selalu sabar menghadapi tingkah anehnya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Nayla menghela nafas, kakinya yang berat melangkah menuruti kemauan hatinya. Orang itu selalu saja memakai hoodie pikirnya. Nayla tersenyum, entah sejak kapan sudah merekah di bibirnya. Saat cowok itu menoleh ke belakang dengan cepat Nayla membuang wajahnya supaya tidak terlihat. Jantungnya seakan mau copot, kemudian melewati tempat buku yang dipegang cowok tadi. "Peter Lindbergh. A different vision on fashion," baca Nayla memegang buku yang ditinggalkan cowok itu. "Fotografer ternama yang dramatis dan romantis."
9.420.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaeljelmaan
Tanya Ellia panjang lebar. Sebelum menjawab pertanyaan Ellia, Joshy memuji gadis berkulit putih dan berambut pirang di hadapannya. Ia begitu takjub sekaligus bahagia mengetahui Ellia masih mengingat penjelasan guru sekolahnya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

keluh Patrick. "Nggak kok. Deket." "Halo Patrick. Kenalin nama aku Angel dan ini Lola," ucap Angel sambil menunjuk Lola. Angel dan Lola tiba - tiba saja datang dan memperkenalkan diri kepada Patrick. "Oh iya. Aku Patrick," jawab Patrick sambil memandang Angel dan Lola. "Kamu mau ke kantin kan? Yaudah bareng aja sama kita berdua. Kita juga mau ke kantin kok," ajak Angel.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

l "Enak, enak banget, yang mana Bu Lilis?" Tanya Bunda Alle menatap jajaran penjual. Nadira menunjuk wanita paruh baya asal sunda yang tengah berdiri kikuk di stand makanan yang dia jual dengan terlunjuk. Bunda Alle mengangguk paham, berjalan ke arah wanita itu dengan semangat. "Ibu Lilis, ya?" Tanyanya pelan.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

Licik! “Apa kau bisa memastikan kalau orang-orang yang akan bermain di pentas opera bukanlah bagian dari Neere atau kelompok pemberontak itu?” Sirius hanya coba memantik, memastikan agar orang-orang yang hadir di pesta akan aman. Termasuk Selena. Putrinya adalah yang utama. “Anda tenang saja, Yang Mulia. Semua sudah di atur.” Suara Sebaste yang menginterupsi membuat Sirius mengepalkan kedua tangannya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

Lidahnya sepertinya sakit untuk mengucapkan kata terima kasih—begitu yang dipikirkan Shania sebelum beranjak meninggalkan pria itu dengan rasa iba, sementara Angela diam terpaku melihatnya. Angela perlahan menutup mulutnya yang sedikit menganga terkejut, masih dengan tatapan tertuju pada Shania. "Nona Shania dari Lukita Group?" desahnya lirih. Namun sayangnya atasannya yang berada di depannya mendengar suara yang keluar tanpa sengaja itu. "Kamu mengenalnya?" tanya Edward. "Oh," jawab Angela, "tidak, Tuan. Hanya saja, saya sering mendengar tentangnya—terutama belakangan ini. Dia adalah arsitek berprestasi dari Lukita Group."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai lila rossi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status