Menantu Bintang Lima
Humairah Samuderamama bilangtapi jangan bilang mamamama cantik
"Nanti siang, Brilliant ke sini juga, kok. Kalau Rafael, kamu tahu sendiri kan, dia masih di Singapore? Oh iya, aduh, aku lupa … Brilliant tanya tadi, kamu mau dibawakan oleh-oleh apa? Sekalian dia belanja sebelum ke sini."
"Pukis messes cokelat, rujak es krim sama martabak Mesir."
"Dih, banyak banget. Itu ngidam apa doyan?" Bella membercandaiku.
Aku tertawa kecil, membersit hidung. Menyeka air mata dengan tisu. "Dua-duanya, hehehehe. Siapa tahu kan, bisa jadi amunisi?"
***
Hot Chapters