Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bab 22 Kabut merah berputar semakin liar di lereng jurang Gunung Pawitra. Pohon-pohon pinus berguncang keras seolah ada badai besar berputar di antara akar gunung, padahal langit di atas tetap diam dan suram. Suara lonceng tua terus berdentang dari kedalaman jurang, berat dan lambat, seperti panggilan dari kuil kematian yang terkubur berabad-abad.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusakanya yang hitam legam, raksasa, panjang, dan penuh urat menonjol di balik sarung langsung kembali tegak berdiri dengan sangat angkuh dan perkasa, berdenyut-denyut menantang maut. ​"Waduh... kalau urusan haus dan kering, linggis Mas ini juga punya cairan pelumas alami yang super segar dan panas terpercaya, Mbak! Tapi oke deh, demi menyegarkan paha mulus kalian semua, Mas ambilkan es sirup dingin di depan toko dulu!" raung Madun beringas dengan suara bariton beratnya.
6.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

“Sudah lama saya juga mendengar tentang adanya sosok seorang dukun tua yang bisa membantu mewujudkan keinginan seseorang, terkait Jimat Tali Mayat itu. Awalnya saya pikir cuman sekadar kabar burung belaka, tapi nyatanya memang benar adanya. Benda yang sangat sulit didapatkan karena harus melalui ujian praktik berat itu, ternyata ... berhasil dimiliki oleh Akang. Benar ‘kan, Kang?” “Terus ... apalagi yang kamu ketahui, Lis?” Lilis mengisap batang rokoknya dalam-dalam sebelum kembali meneruskan ucapannya. “Berhari-hari saya berusaha mencari tahu seputar kabar Jimat Tali Mayat, Ki Jarok, dan akhirnya sampai pada sebuah nama ... yaitu Gunung Halimun. Sejak itu pula, pengamatan saya akan sosok Ak
8.512.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

jelas Adam Ganesha memejamkan matanya sejenak lalu membukanya. "Katakan semuanya di ruangan tanpa terlewat satupun..", perintah Ganesha dengan suara rendah dan dingin. "Baik tuan..", jawab Adam. ``^^`` "Kita harus menculik jalang itu sebelum Ganesha membawanya pergi lagi dan kita akan semakin kehilangan jejak mereka seperti sebelumnya.."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Bintang Kecil yang Menjadi Matahari Kembali ke gubuk di hutan, Lintang tertawa saat kunang-kunang menari di tangannya. Setiap sentuhan bayi itu membuat bunga-bunga bermekaran di musim kemarau, membuat air terjun kering kembali mengalir. Tapi di dadanya, pola biru itu semakin besar. Sinta tahu—anaknya adalah medan perang baru. Perang antara yang ingin menjadikannya dewa, senjata, atau jembatan.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Lalu Ki Sempana yang biasanya menggunakan tangan kosong kini mengeluarkan senjatanya berupa tongkat panjang yang terbuat dari batu bintang (meteor). Tongkat Batu Bintang, itulah nama senjatanya. Sedangkan Saka yang sudah mulai terjun menyerang menggunakan bumbung bambu atau tuak yang dipercikkan menjadi jarum-jarum kecil. Jurus Congcorang Mabok dipadukan dengan Pukulan Bintang Kejora atau Ajian Dewa Teler. Benar saja, kesaktian Ki Jangkung Wulung memang lebih tinggi daripada Tumenggung Cakrawangsa.
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9208.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Bagi orang-orang yang silau akan kenikmatan dunia, singgasana Mbah Kukus yang menjadi raja makhluk halus di Gunung Kemukus, terlihat seperti singgasana yang terbuat dari emas. Gemerlap dan mewah. Namun, bagi orang-orang yang bertakwa pada Allah, Tuhan semata, singgasana itu tak lebih dari sebongkah batu besar berwarna putih. Atau batu lintang yang terletak di dalam sebuah gua kecil di tengah gunung berbatu yang tandus tersebut.
1039.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

ucapku sambil menunjukkan jari kearah jam dinding mengerikan berdetak seperti di film horror. “Bagus kalau begitu. Soalnya, Bapak kamu itu, terus saja menanyakannya. Makanya, aku dari pasar dan mampir langsung ke sini untuk menanyakannya. Baiklah, ini aku bawakan jamu yang jual orang Jawa. Namanya STMJ. Tau, kan kamu. Susu, telur, madu, dan Jahe di campur jadi satu, untuk menguatkan daya tubuhmu. Sapa tau kamu loyo.”
9.7418.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.5K kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Hai semua makasih yang sudah menunggu Mas Agus. Mulai besuk akan up setiap hari dua bab yaaaa. Selamat membaca dengan kisah perjuangan Agus dan Cinta dalam melahirkan ahli waris dan semua masalah rumitnya.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
LALI

LALI

Tinggal metik setelah dapat ijin dari si pemilik. “Run, bapakmu udah berangkat to?” logat bahasa jawa timuran paling barat melekat pada perempuan dengan rambut panjangnya yang di gelung kecil di kepala seperti khas gelungan di era Majapahit menanyakan perihal suami pada anak sulungnya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai lintang kemukus primbon jawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status