Gairah Sopir dan Majikan
Rambutnya yang basah membasahi bahunya, butiran air mengalir turun melewati leher, menghilang di balik sela handuk yang menutupi dadanya.
"Lama banget sih, Mas. Aku udah lumuran sabun nungguin kamu," ucap Cindy dengan nada manja yang dibuat-buat. Ia berjalan menuju sound system, menekan sebuah tombol. Detik berikutnya, musik slow jazz dengan tempo yang sangat sensual memenuhi ruangan.
Slamet menelan ludah. Kerongkongannya terasa seperti baru saja menelan segenggam pasir terminal. "Nggih, Mbak... tadi jalanan macet bener. Banyak truk mogok di Lenteng Agung."