Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Yang mendukung suasana hati tentunya.” “Boleh bagi earphone-nya?” pinta Faiz. Gadis itu memberikan sebagian earphone-nya kepada Faiz. Kini mereka berdua mendengarkan musik yang ada di iPod. Iskha memejamkan mata menikmati musik itu. “Lagunya Adele,” gumam Faiz. “All I Ask?” “Iya, lagunya bisa menggambarkan perasaanku sekarang,” terang Iskha.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

tanyaku. "Batinku dan batinmu sudah terikat jadi ketika kamu sedih aku bisa merasakannya dan langkahku akan menemukan dimana dirimu berada." Ucapannya membuat aku tersenyum, apa memang ada yang seperti ini? "Kamu percaya Mel?" dia menatapku. "Entah." Sahutku. "Jangan sampai kamu percaya." Mas Daffa justru tertawa. "Brengsek!" Aku memberengut kesal, bisa-bisanya dia membodohiku!
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 871 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alalfalaah Hayya ‘alalfalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Lantunan itu menggema di seluruh penjuru hutan, membuat hati Nurlian bak diguyur salju. Walau lirik-lirik itu tak ia ketahui maknanya, tapi berhasil menyulap jiwanya menjadi begitu tentram. Apalagi suara pelantunnya sangatlah indah.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Sampai akhirnya pelukan dari belakang itu membuat dia menoleh, "Ada apa, Mas?" "Hanya ingin memeluk Istriku yang cantik ini. Aku heran kenapa hati kamu seperti bidadari? Udah cantik, hatinya baik dan nggak pernah marah. Jangan-jangan kamu menyembunyikan sayap kamu?" Rendi pura-pura mencari di punggung Frani, seolah memang benar ada sayap di sana. Frani terkekeh geli, "Nanti kalau aku terbang gimana, Mas? Jangan dicari dong."
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Cinta di Bawah Langit Cordoba

Cinta di Bawah Langit Cordoba

‘ Hal turona Naltaqi am annaha Kanatulqiya ‘ala ardhissarobi, Tsuma walat watilasya dzul laha, Wastahalat dzikrayatillil ‘adzab, Suara Afsheen begitu lirih dan Indah, ia suka syair itu, karya dari seorang pejuang di Afghanistan untuk istri tercinta. Afsheen sendiri pun paham tiga bahasa, Arab, Spanyol dan Inggris, serta ia juga mampu mengartikan sedikit dari bahasa Ibrani. Sementara itu, di dapur, begitu selesai menyusun semua menu makanan yang telah ia masak, Elisa terdiam, ia mendengar suara lirih Afsheen yang amat merdu, suara itu bening, ia terhanyut dalam beberapa saat sampai Afsheen selesai menyenandungkan bait-demi bait syair.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Cinta Berbalut Dendam

Cinta Berbalut Dendam

You're everything I need and more (Kau adalah segala yang kubutuhkan) It's written all over your face (Semua itu tertulis di wajahmu) Baby I can feel your halo (Kasih bisa kurasakan lingkaran cahayamu) Pray it won't fade away (Semoga itu takkan memudar) I can feel your halo halo halo (Bisa kurasakan lingkaran cahayamu) I can see your halo halo halo (Bisa kulihat lingkaran cahayamu) I can feel your halo halo halo (Bisa kurasakan lingkaran cahayamu) I can see your halo halo halo (Bisa kulihat lingkaran cahayamu) Hit me like a ray of sun (Hantam aku seperti cahaya Mentari) Burning through my darkest night (Membakar di malam tergelapku) You're the only one that I want (Hanya dirimulah yang kuing
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

--- Langit sudah jernih… tapi di kejauhan, dari garis cakrawala, muncul cahaya lain, warna keemasan, seperti suara baru yang belum dikenal dunia. Kael menatapnya. “Apa itu lagi?” Liora menatap langit dengan mata sempit. “Itu... Nada Ketujuh.” Risa menggenggam batu kristal di tangannya. “Atau... lagu yang akan menulis ulang segalanya.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

That Heaven has given to me Yang tlah diberikan Tuhan padaku I'll try to show you Kan kucoba tuk tunjukkan padamu Each and every way I can Dengan setiap cara yang kubisa Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now I can rest my worries Kini aku tak perlu lagi kuatir And always be sure Dan selalu yakin That I won't be alone, anymore Bahwa aku takkan sendiri, lagi If I'd only known you were there Andai kutahu kau selalu ada All the time Setiap saat All this time Selama ini Until the day the ocean Hingga hari saat samudera Doesn't touch the sand Tak menyentuh pasir Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now and forever K
9.94.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Suami Rahasia Sang Bintang

Suami Rahasia Sang Bintang

kata Lyra memberi semangat. “Aku sudah tahu dan aku akan membuktikan kalau aku ini layak kamu kagumi,” balas Anastasia tersenyum. Lalu, ia menghela napas, “Aku akan memulai menulis lagu baru untuk albumku. Semua lagu yang sudah kutulis hilang begitu saja, jadi aku harus mulai dari awal lagi.” “Ana, apa kamu tidak curiga dengan Rafael?” tanya Lyra. “Kenapa?”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

Layla tidak pernah membayangkan Esme akan melontarkan pertanyaan langsung ke wajahnya, tapi dia hanya bisa mengumpati Esme dengan jahat dalam hatinya. Esme berdiri dengan ringan dan berjalan di depan Layla. Suaranya tidak terlalu keras, tapi cukup jelas untuk didengar oleh sebagian besar orang yang hadir. “Kakak, sebenarnya instrument senar ini bukan kecapi, itu adalah harpa Cina.” Esme bisa membedakan antara mereka, tapi … apa sih, itu piano? Ekspresi Layla berubah saat dia melihat dengan bingung pada Esme. “Bagaimana kamu tahu itu harpa?”
1030.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai lirik isyfa lana az zahir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status