Simpanan Ayah Angkat
Dia juga berusaha tetap mengatur napas, meski detak jantungnya berlari lebih cepat dari biasanya.
Memang dia tak mendengar perkataan perawat, atau office girl tersebut. Namun, Alan yakin jika kata-kata yang baru saja didengar Kanaya pasti begitu menyakitkan.
Alan menutup mata sejenak, menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan. Dia harus tetap bersikap tenang. "Mas, ingat. Amarah hanya akan membuat kita kehilangan kendali, dan menyesal di kemudian hari," sahut Kanaya dengan suara yang terkontrol.