Tak Pernah Terbesit, Cintanya Palsu
Sampai akhirnya dia sengaja pergi ke kuil untuk berlutut selama sehari penuh, lalu menyalin kitab suci selama tiga hari demi memohon sebuah jimat keselamatan.
Aku terus menenangkan diri sendiri, mengira dia hanya tidak pandai mengekspresikan perasaannya, dan aku begitu tersentuh oleh apa yang telah dia lakukan. Baru sekarang aku tahu, semua itu ternyata palsu. Jimat keselamatan yang dia mohon bukan untukku, melainkan untuk Mona. Jimat keselamatannya palsu, begitu juga cintanya.