Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MARI KITA BERPISAH, MAS

MARI KITA BERPISAH, MAS

"Tentu saja. Dia sudah melukai Zia, lagi pula tidak akan ada yang menyangka aku yang melakukannya." "Tapi mereka pasti punya CCTV dan benda itu akan menunjukkan semuanya." "Tidak, aku sudah merusak sistemnya. Sekarang mereka tidak berfungsi lagi," sahut Maria cepat membuat Harris benar-benar puas dengan cara kerjanya. Sementara di tempat lain, Amran baru membuka matanya dia dia terkejut ketika melihat keadaan foto yang dipegangnya. Dia pun segera berlari ke arah laci untuk mengambil foto Zia yang ada di dalam, namun semuanya hilang.
9.9129.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Halo, assalamu'alaikum, Mbak Mira.” “Wa-wa’alaikumsalam.” Naina mengernyit kening mendengar suara Mira yang parau seperti habis menangis. “Ada apa, Mbak Mira?” “Mbak Nai…. Oma, Mbak. Oma….” “Oma kenapa?” Jantung Naina memompa dengan cepat apalagi ketika mendengar Mira yang menangis. “Oma… Oma–”
10212.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

“Tentu. Saya paham. Saya sangat sadar diri siapa saya." “Bagus,” sahut Ralph singkat. “Liam akan jauh lebih bahagia bersama wanita yang sudah ditentukan keluarga.” “Tepat sekali.” Suara itu datang dari samping. Maria melangkah masuk, melipat kedua tangan dengan angkuh. Tatapannya menusuk Sabrina dari ujung kepala hingga kaki. “Kamu tidak ada dalam daftar wanita yang akan dipilih untuk bersanding dengan Liam.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Ibu Tiriku Malaikatku

Ibu Tiriku Malaikatku

Jawab nya. Beberapa menit kemudian Naya memutah kan nasi nya kembali dan ia kejang-kejang, Meriska pun panik. " Nay...naya kamu kenapa nak " teriak wanita itu menangis. " Mas, buu " Wanita itu meminta bantuan. Saat Romeo mendengar Meriska menangis ia pun menutup telponnya dan lari menghampiri Meriska begitu juga dengan Nenek yang tadi nya sedang mengayak beras.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

jawab Luki sambil menutup resleting koper dengan sekali tarikan kuat. Ponsel Luki kembali bergetar, kali ini sebuah notifikasi pesan dari Maria muncul di layar yang sempat terlihat olehnya. "Luk, kamu di mana? Mamah sudah ada di depan rumah Sarah sekarang," bunyi pesan singkat yang membuat jantung Luki berdegup kencang.
1077.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Skandal Satu Malam Sang Presdir

Skandal Satu Malam Sang Presdir

lirihnya, suaranya hampir tenggelam dalam keheningan ruangan. “Aku mohon, kembalilah...” Napas panjang mengalir keluar dari dadanya, membawa serta beban yang terus membebaninya. Sebuah suara lembut namun tajam memotong kesunyian. “Sebaiknya kau jodohkan lagi saja Smith dengan wanita yang lebih baik dari Laura, Vincent!” Maria, yang tiba-tiba muncul dari balik bayangan, melangkah mendekat dengan anggun namun penuh wibawa.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Aku dan Maria tertawa. Di dalam mobil kami berpegangan tangan sambil mendengarkan lagu di radio. Magisnya, secara tidak sengaja lagu Tonight I Celebrate My Love diputar lagi. Genggaman kami berdua semakin erat dan Maria menyenderkan kepalanya di bahuku. Ia mengelus lembut tangan kiriku. “Sayang, I love you..” kata Maria setelah lagunya selesai diputar dan berganti dengan lagu lama lainnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Half Wolf

Half Wolf

Kereta kuda kembali berjalan hanya itu yang terdengar dan suara langkah kaki para prajurit tak ada suara lainnya. Maria mencoba melihat keluar jendela. "Aku tak tau ke mana akan pergi?" tanyanya sendiri. "Semuanya begitu cepat, ayah ibu aku harus membalaskan dendam kalian," gumam Maria dalam hatinya sembari terus saja menangis tanpa henti. Monga menoleh pada Maria tanpa mengatakan apa-apa hanya saja sorot matanya menunjuk kebencian yang begitu dalam.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Maria menatapnya dengan tajam. “Aduh, tolong ya. Kalian jangan melupakan sejarah. Celana dalam pun yang kalian pakai itu punya orang tuaku!” Lira berbicara setengah berteriak. “ Kalian itu cuma memanfaatkan keyatimanku. Untuk hidup enak!” “Kamu jangan sembarangan ngomong ya. Kami ini orang tuamu! Dasar anak durhaka! “ geram Maria lagi.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Sang Mafia

Obsesi Cinta Sang Mafia

tanya pria itu menatap tajam pada Maria hingga membuat wanita itu takut. “Masuk!” Pria itu berjalan cepat hingga membuat Maria kesulitan mengikuti. Dia seakan terseret oleh jari-jari kuat dan penuh dengan tenaga. “Lepaskan! Aku tidak mau di sini. Aku mau pulang,” teriak Maria melewati penjara-penjara yang kosong. “Diam di sana.” Tubuh Maria di dorong masuk ke dalam penjara.
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai lirik lagu maria
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status