Mengurai '90's Love' NCT U itu seperti membuka kapsul waktu—setiap barisnya punya aroma nostalgia yang kental dengan sentuhan modern. Di bagian pembuka 'Neon nae majimak first love' (Kau adalah cinta pertamaku yang terakhir), ada paradoks manis tentang seseorang yang sekaligus menjadi awal dan akhir. Lirik '90's kid, I’m a 90’s kid' bukan sekadar pengakuan generasi, tapi semacam manifestasi kebanggaan akan identitas. Yang menarik, permainan kata 'A-yo, stop, drop, neon naege ppajyeo' menggambarkan ketertarikan yang spontan seperti lagu hip-hop era 90-an.
Di bagian rap, 'Neon nae illusion, no more confusion' terasa seperti dialog dengan diri sendiri tentang cinta yang mulai jelas. Pengulangan '90’s love' di hook bukan sekadar judul, tapi mantra yang mengikat seluruh konsep. Terjemahan 'Ireona love, it’s a 90’s love' (Ini cinta, cinta ala 90-an) menegaskan bahwa lagu ini adalah surat cinta untuk generasi yang tumbuh dengan Walkman dan mixtape.