Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
D E K A P

D E K A P

Tempuhlah, hadapilah, Hujan dan badai hanya sementara, Tunggulah pelangi yang mempesona, Kan datang dan menampakkan muka, Untuk kau si pejuang asa. Teruntuk diriku, (cr : https://www.hipwee.com/narasi/teruntuk-diriku-terimakasih-sudah-tangguh-dan-bahagia/)
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Bukan Perkawinan Bisnis

Bukan Perkawinan Bisnis

Untung ada bapak yang baik tadi ya, setidaknya payung pemberiannya bisa menutupi mukaku yang memalukan ini! Aarrgh, malunya!' Ika memperhatikan payung rusak yang masih dia pegang. Kemudian beralih ke payung baru yang dia dapatkan. Warnanya biru muda. Hatinya sedikit membaik melihat payung penyelamat itu. Ika tiba di toko temannya, dia langsung disambut dengan muka heran, "Ika, kau kenapa? Pakai payung tapi kok basah kuyup?" Temannya melihat payung rusak di tangan Ika.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Orang Ketiga

Aku Bukan Orang Ketiga

Aku tak percaya lagi Dengan apa yang kau beri Aku terdampar di sini Tersudut menunggu mati Aku tak percaya lagi Akan guna matahari Yang dulu mampu terangi Sudut gelap hati ini Aku berhenti berharap Dan menunggu datang gelap Sampai nanti suatu saat Tak ada cinta kudapat Kenapa ada derita Bila bahagia tercipta Kenapa ada sang hitam Bila putih menyenangkan Aku pulang... Tanpa dendam Kuterima.. kekalahanku Aku pulang... Tanpa dendam Kusalutkan.. kemenanganmu Kau ajarkan aku bahagia Kau ajarkan aku derita
10746 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Kau pergi tinggalkanku Tak pernahkah kau sadari Akulah yang kau sakiti Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari Oh Tuhan tolonglah aku Hapuskan rasa cintaku Akupun ingin bahagia Walau tak bersama dia Duh … lirik lagu ini nyindir aku banget rasanya. Pandanganku bergeser pada deretan gazebo. Setelah lima langkah bergerak maju, terlihatlah mereka yang sedang berdiri di tepi kolam dengan tripod dipasang di depannya. Mereka seperti pasangan keluarga berencana yang bahagia. Dengan memiliki dua anak cukup. Ternyata Nely mengajak anak bungsunya. Anaknya apa nggak sekolah kok diajak emaknya klayapan ke sini.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Cahaya terang sesaat menerangi seluruh langit sebelum cepat memudar menjadi asap tipis. Sangat indah. Olivia memandangi cahaya-cahaya gemerlap yang hanya bertahan sesaat itu, tetapi penglihatannya makin kabur. Suara acara tahun baru di televisi, suara Juan di ujung telepon yang terus bercerita tentang perjalanan mereka, tentang kondisi Bobo yang sempat mengkhawatirkan lalu membaik lagi, tentang jajanan enak di kota sebelah yang nanti ingin dibelikan untuknya.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

"Aku melihatmu di bengkel itu. Kamu adalah tahanan di sana. Tapi saat memegang senjata itu, kamu terlihat bebas. Dan aku berpikir, jika seorang perempuan dalam sangkar saja bisa menemukan kebebasannya, apa alasanku untuk nggak melakukan hal yang sama?" Kami melaju di jalan gurun, menuju jauh di sana. Matahari terbenam, mewarnai langit dengan warna merah dan emas. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku hidup untuk diriku sendiri. Tanpa kesepakatan. Tanpa kewajiban. Tanpa ekspektasi. Hanya kami berdua, serta jalan yang membentang luas.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Mulutnya komat-kamit mengejek, "Kak, nanti jangan sampai berlutut mohon-mohon pinjam duit ke aku ya." Aku tersenyum tipis tanpa berkata-kata. Lalu berbalik dan berjalan menembus hujan. Aku mengerutkan leher, merasa hawa dingin menusuk sampai ke sela-sela tulang. Sebenarnya pergi ke mana pun sama saja. Aku hanya ingin mencari tempat yang tenang untuk menghabiskan sisa waktuku. Tidak perlu lagi mendengar suara gedoran pintu dari para penagih utang si pejudi itu.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

" Kini Fanala bisa mulai merasakan perasaan tak nyaman bangkit dalam dirinya. Ia tak yakin ini amarah atau malah rasa sedih. Yang pasti ia ingin secepatnya berlari pergi. Namun karena ia sudah berjanji untuk tetap baik-baik saja setelah nonton konser ini, maka ia pun memilih menetap, bertahan hingga lagu terakhir sudah terselesaikan. Dan itu masih cuma lama. Mungkin delapan sampai sepuluh lagu lagi baru konser ini akan berakhir. "Ingatkah engkau di bawah pohon ini kita berdiri Menjemput senja, mengantar fajar Sejak kelabu memburu sampai mentari menari-nari Kita berlari di bawah sepasang payung warna-warni..."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

Menunggu Kamu ku selalu mencoba untuk menguatkan hati dari kamu yang belum juga kembali ada satu keyakinan yang membuatku bertahan penantian ini kan terbayar pasti lihat aku sayang yang sudah berjuang menunggumu datang menjemputmu pulang ingat slalu sayang hati ku kau genggam aku tak kan pergi menunggu kamu di sini tetap di sini jika bukan kepadamu aku tidak tau lagi pada siapa rindu ini kan ku beri pada siapa rindu ini kan ku beri lihat aku sayang yang sudah berjuang menunggumu datang menjemputmu pulang ingat slalu sayang hati ku kau genggam aku tak kan pergi menunggu kamu di sini di sini lihat aku sayang yang sudah berjuang menunggumu datang menjemputmu pulang
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

Bohong jika aku tidak berharap dia mengejar, nyatanya pandangan ini beberapa kali berbalik ke belakang hanya untuk memastikan bahwa dia ada di sana atau tidak. Sampai di lobi, aku terduduk di ruang tunggu. Kuusap perut yang terasa berdenyut, mungkin karena titik kekecewaan yang kualami sudah sampai pada batasnya. Aku menangis perlahan dan berjanji setelah ini tidak boleh ada lagi air mata. Kesedihan hari ini adalah kekuatan untukku melangkah esok hari.
9.167.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai lirik lagu payung teduh nanti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status