Pusaka Idaman Gadis Desa
Diikuti oleh suara musik dangdut koplo yang disetel keras-keras dari pengeras suara di atas bak mobil, merobek ketenangan fajar dengan sangat tidak sopan.
"Selamat pagi, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu warga Sukamaju yang kami hormati," ujar pria berjaket kulit merah dari atas bak mobil, suaranya mengalun lewat mikrofon dengan nada penuh senyum terselubung. "Mohon maaf mengganggu waktu istirahat subuhnya sebentar. Ini ada titipan rezeki, tanda tali kasih dan sedekah tulus dari Juragan Karso nomor urut satu buat bantu-bantu dapur panjenengan semua."
"Gusti... manis bener omongannya, tapi kelakuannya busuk," bisik Silvi, langsung melongokkan kepalanya ke arah jendela luar.